HM Judas Amir saat mengikuti pembukaan Rakernas XII APEKSI di Malang
Topik Populer
#Gempa Palu

Laporan : Junias, Malang

MALANG, SeruYA — Walikota Palopo, HM Judas Amir bersama 85 walikota se-Indonesia, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Ballroom Hotel Savana, Malang, Rabu, kemarin.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, dalam sambutannya mengatakan, walikota sebagai pengambil kebijakan harus memahami area atau wilayah di pemerintahan yang rawan korupsi. Menurutnya, jika itu sudah diketahui maka walikota bisa terbebas atau terlindungi dari pelanggaran korupsi.

BACA JUGA :Lagi, KPK Tetapkan Politisi asal Toraja Tersangka

Kader PDI Perjuangan itu lalu memaparkan ada lima wilayah yang rawan akan korupsi. Yakni, retribusi daerah dan pajak, belanja hibah dan bantuan sosial, belanja perjalanan dinas, belanja barang dan jasa, serta jual beli jabatan.

” Ini wilayah yang rawan akan korupsi. Walikota harus fokus terhadap lima hal ini. Setiap kebijakan yang diambil harus diteliti dan melibatkan orang hukum. Jangan sampai hanya karena masalah adminsitrasi walikota juga ikut terseret,” kata Tjahjo.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh walikota untuk memantau kinerja jajarannya. Setiap tiga bulan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dipanggil dan memaparkan apa yang telah dikerjakan. ” Kalau kinerjanya tidak bagus lebih baik diganti atau tunjuk orang yang bisa diangkat menjadi pelaksana tugas,” katanya.

Bukan hanya itu yang menjadi perhatian Mendagri. Pada kesempatan tersebut, dia juga mengimbau kepada seluruh walikota untuk membuat perda atau undang-undang yang mengatur organisasi yang sifatnya radikalisasi dan terorisme. ” Sekarang banyak organisasi yang radikal yang bertujuan merusak kehidupan bernegara. Ini perlu dipantau agar tidak berkembang luas,” tegasnya.

BACA JUGA :Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Kades Komba Luwu Mendadak Sakit

Sementara itu, setelah pembukaan Rakernas digelar pawai budaya di Jl Semeru Kota Malang. Rombongan dari Palopo juga ikut memeriahkan pawai tersebut dipimpin oleh ibu Walikota, dr Utia Sari serta sejumlah kepala dinas seperti Kadis Koperasi, Karno, Kepala Bappeda, Firmansyah, Kepala Perikanan dan Kelautan, Ilham Hamid, Kadis Perdagangan Amaluddin, Kadis Pariwisata, Andi Enceng, Kadis Kebudayaan Andi Naga Uleng, dan lainnya.
Rombongan Palopo menggunakan baju adat warna biru.

Perempuan dengan baju bodo sedangkan laki-laki menggunakan jas tutup.Pada kesempatan tersebut dr Utia Sari menyerahkan cinderamata berupa gendang kepada walikota Malang, Moch Anton. Agenda hari ini, rencananya akan dilakukan penanaman pohon khas masing-masing daerah di Taman Marjosari, kota Malang. Informasi yang dihimpun acara tersebut juga akan dihadiri oleh Presiden RI, Jokowi. Presiden dijadwalkan juga akan menutup APEKSI XII. (jun/adn)