Anak panah (busur) menancap di punggung Saenal, korban pembusuran di Kota Palopo. (ft/ist)
Anak panah (busur) menancap di punggung Saenal, korban pembusuran di Kota Palopo. (ft/ist)

KORANSERUYA.COM–Apes dialami Saenal, 28 tahun, warga Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Saat Saenal hendak berkunjung ke rumah keluarganya di Kota Palopo, pemuda ini dibusur (panah) orang tak dikenal (OTK), sekitar pukul 21:00 Wita, Rabu (29/11/2017) malam lalu.

Korban dibusur orang tak dikenal di Jalan KH Ahmad Razak, depan Perum Pesona Luwu. Saat itu, korban bersama temannya bernama Adi berboncengan sepeda motor ke Palopo.

Saat melintas di Jalan KH Ahmad Razak, sepeda motor korban dibuntuti dua orang tak kenal juga berboncengan. Dari jarak beberapa meter, Saenal yang dibonceng berteriak kesakitan, karena ternyata salah seorang dari pemuda yang membuntutinya melepaskan anak panah tepat mengenai punggung kiri korban.

(BACA JUGA): Suka Tantangan, Dokter Cantik Asal Palopo ini Kerap Dijodohkan Oleh Keluarga Pasien

“Saya melihat salah seorang dari pemuda itu melepaskan busur dan mengenai punggung Saenal. Usai melepaskan busur, dua pemuda itu langsung kabur naik sepeda motor. Saya tidak sempat melihat wajah kedua pelaku,” kata Adi, teman korban.

Karena melihat Saenal terluka dengan busur menancap di tubuhnya, Adi langsung membawa korban ke RS At-Medika Palopo. “Kami sudah melaporkan kasus ini ke Polres Palopo. Kami berharap pelakunya ditangkap,” ujar Adi menemani Saenal saat ditangani dokter piket di RS At-Medika Palopo. (eca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 + 1 =