Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriyani menyerahkan pagu anggaran kepada kepala desa di Luwu Utara.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriyani menyerahkan pagu anggaran kepada kepala desa di Luwu Utara.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriyani menyerahkan pagu anggaran kepada kepala desa di Luwu Utara.

KORAN SERUYA — Wajah-wajah haru terpancar dari 166 kepala desa di Kabupaten Luwu Utara, Selasa(28/2).
Bupati Luwu Utara, menyerahkan pagu anggaran yang akan disalurkan ke seluruh desa di daerah berjuluk Bumi Lamarangginang itu. Totalnya mencapai Rp 202 miliar lebih.

Satu kepala desa menerima lebih dari Rp 1 miliar. Alokasi anggaran terendah diterima oleh Desa Sumber Wangi sebesar Rp 1.057.885.000. Adapun desa yang tertinggi yang menerima alokasi anggaran adalah Desa Lantang Tallang.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengatakan, kepala desa harus bertanggung jawab secara penuh terkait dana yang dikucurkan ke desanya. ” Total pagu anggaran desa tahun 2017 sebesar Rp 202.564.320.000. Jumlah ini hampir separuh dari anggaran langsung pemerintah daerah. Bayangkan, hampir 50% yang kita kelola. Itu artinya apa, bahwa seiring dengan semakin besarnya anggaran, berarti semakin besar juga amanah dan tanggung jawab yang bapak dan ibu pikul,” ujar Indah dihadapan 166 Kepala Desa beserta para bendahara desa yang hadir di acara Penyerahan Pagu Anggaran Desa di Aula La Galigo Kantor Bupati.

Indah menambahkan, perhatian pemerintah terhadap desa sangat besar dan tidak pernah berkurang sama sekali. Hal itu dibuktikan, di tengah kondisi keuangan negara yang kurang menggembirakan, pemerintah justru memberi kebijakan anngaran yang meningkat. “Di tengah kondisi keuangan negara yang kurang menggembirakan, perhatian pemerintah terhadap desa tidak berkurang, buktinya kebijakan anggaran justru meningkat, di saat pos-pos lainnya mengalami pengurangan,” terang Indah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Pemerintahan Desa (PMD), Misbach, melaporkan, sejak program dana desa bergulir tahun 2015, pemerintah desa di Luwu Utara telah melaksanakan berbagai macam pembangunan fisik, di antaranya adalah drainase/sanitasi lingkungan/gorong-gorong/dinding penahan tanah/normalisasi//bronjong sebanyak 354 unit; jembatan beton/jembatan gantung 79 unit; TK/PAUD 26 unit; Posyandu 76 unit; dan PLTMH 9 unit.

“Sejak program dana desa ini bergulir 2015 sudah banyak bangunan fisik dilaksanakan, meski demikian, ada juga hal-hal lain yang perlu kita evaluasi sehingga tidak terjadi di 2017 ini. Salah satunya adalah tentang koordinasi, ego sektoral, dan transparansi pengelolaan dana desa,” tandas Misbah.

Sebelum penyerahan pagu anggaran desa secara simbolis, seluruh kepala desa membacakan Pakta Integritas di hadapan Bupati Indah Putri, Kajari Andi Mirnawaty, Kapolres AKBP Dhafi, Ketua DPRD yang diwakili Anggota DPRD Akib Mursalim dan beberapa unsur Muspida lainnya, yang salah satu isinya mewajibkan semua kepala desa untuk berperan aktif dalam mencegah upaya korupsi, kolusi dan nepotisme. (hms/adn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine + 17 =