SERUYA-TV: Enam Sekolah dan Ratusan Rumah Terendam Banjir di Malangke Barat, Sudah Lima Hari Banjir Belum Surut

158
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Banjir yang menerjang empat Kecamatan di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sejak lima hari lalu, belum surut hingga saat ini. Banjir itu merupakan luapan air dari Sungai Rongkong, Kecamatan Sabbang.

 

Selain merendam permukiman padat penduduk, banjir juga merendam fasilitas umum lainnya. Termasuk sejumlah sekolah di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

Ada enam Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Malangke Barat, terendam banjir dengan ketinggian air yang mencapai satu meter.

Dengan kondisi tersebut, sehingga siswa terpaksa diliburkan, padahal mereka baru beberapa minggu terakhir merasakan sekolah tatap muka akibat covid 19.

Keenam Sekolah Tingkat Dasar yang masih terendam banjir, yakni SDN 164 Waelawi, SDN Urukumpang di Desa Cenning, SDN Landungdou Desa Wara, SDN Salobongko, Desa Cenning, SDN Layar Putih Desa Wara, serta SDN Limbong Wara, di Desa Wara, Kecamatan Malangke Barat.

Sementara banjir terparah terjadi di SDN 164 Waelawi, di desa Waelawi, Kecamatan Malangke Barat. Ketinggian air dihalaman sekolah mencapai satu meter lebih.

Sementara didalam ruang kelas mencapai lima puluh senti meter sehingga menyebabkan sebagian besar buku yang ada dalam ruangan kelas serta di perpustakaan rusak akibat terendam banjir.

Camat Malangke Barat, Sulpiadi menuturkan kepada KORAN SERUYA  akibat luapan sungai Rongkong itu, mengakibatkan akses jalan terputus serta aktifitas masyarakat lumpuh akibat banjir merendam kawasan tersebut.

“Selain merendam permukiman padat penduduk, banjir akibat luapan sungai rongkong ini, juga memutuskan akses jalan desa, fasilitas umum lainnya. Seperti Pustu, kantor desa, rumah ibadah, serta ratusan area perkebunan dan pertanian milik warga setempat,” katanya. (Rah)

ADVERTISEMENT