PALOPO–Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, sebanyak 24 mustahik atau penerima manfaat menerima bantuan dengan total nilai mencapai Rp50,6 juta.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan pada Selasa, 1 September 2026, melalui sejumlah program BAZNAS Kota Palopo. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi Program Palopo Cerdas berupa bantuan penyelesaian studi bagi mahasiswa jenjang S1 dan S2, bantuan pemberdayaan bagi pelaku usaha, bantuan renovasi masjid, renovasi rumah, serta bantuan untuk panti asuhan.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Palopo, Irsan Hamid, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan, bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kota Palopo. Menurutnya, dana yang dihimpun dari masyarakat kemudian dikembalikan dalam bentuk bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan yang diserahkan hari ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kota Palopo. Ini sangat membantu masyarakat dan manfaatnya kembali lagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Irsan menjelaskan, penerima bantuan sebelumnya mengajukan proposal kepada BAZNAS. Setelah itu, pihak BAZNAS melakukan asesmen dengan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi dan kelayakan calon penerima bantuan.

Ia menyebutkan, penyaluran bantuan tersebut merupakan agenda rutin BAZNAS Kota Palopo. Namun, dalam menentukan penerima manfaat, pihaknya saat ini juga tengah mendiskusikan penggunaan data desil sebagai salah satu acuan penentuan prioritas.

“Yang menjadi prioritas adalah desil 1 sampai 4. Untuk di atas desil 4, masih dalam proses pendiskusian,” katanya.

Di sisi lain, Irsan mengakui kesadaran masyarakat Kota Palopo dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah masih perlu terus ditingkatkan. Menurutnya, salah satu pekerjaan rumah terbesar BAZNAS adalah membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat.

Ia menegaskan, zakat, infak, dan sedekah bukan hanya diperuntukkan bagi orang kaya, tetapi dapat dilakukan oleh semua kalangan sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Bisa dimulai dari nominal kecil, salah satunya dengan memanfaatkan celengan. Yang penting adalah membangun kebiasaan untuk berbagi,” tuturnya.

Karena itu, BAZNAS Kota Palopo membutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak untuk terus menyosialisasikan pentingnya zakat, infak, dan sedekah hingga menjangkau seluruh wilayah Kota Palopo.

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat, Jusman, warga Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Palopo serta masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Jusman mengatakan, bantuan yang diterimanya akan digunakan untuk merenovasi rumahnya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Terima kasih kepada BAZNAS dan masyarakat Kota Palopo yang telah membayar zakat, infak, dan sedekah,” ujarnya. (nada)