PALOPO–Ratusan mahasiswa baru STIKes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo, Sulawesi Selatan, mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, milai 28 hingga 29 Agustus 2026, di Kampus STIKes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo.

Mengusung tema “Mahasiswa Berdampak, Berkarakter, dan Berkompeten Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, budaya kampus, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan perkuliahan.

Kegiatan PKKMB turut dihadiri Ketua Yayasan Ayudhini Bhakti Pertiwi, Asrul Prayudhi, SE., MM., Ketua STIKes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo, Dr. Agustina Palamba, S.Kep., Ns., M.Kep., Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. Tanwir Djafar, S.KM., M.Kes., serta seluruh staf pengelola dan panitia PKKMB.

Ketua Panitia PKKMB, Amos Lellu, S.Kep., Ns., M.Kep., bersama jajaran panitia menyiapkan berbagai materi yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan mahasiswa.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber eksternal, di antaranya dari unsur kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta TNI.

Materi dari unsur kepolisian disampaikan Iptu Nurdin, S.H., M.H., sementara dari BNN hadir Lindawaty, S.H.. Adapun materi dari unsur TNI disampaikan Kapten Inf. Agus Purwono.

Kehadiran para pemateri tersebut memberikan perspektif yang lebih luas kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya menjaga keamanan, kedisiplinan, menjauhi penyalahgunaan narkotika, serta membangun sikap bertanggung jawab sebagai generasi muda.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STIKes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo, Dr. Tanwir Djafar, S.KM., M.Kes., menjelaskan bahwa PKKMB menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk memahami dunia kampus sekaligus mempersiapkan diri menjadi insan yang profesional dan memiliki karakter.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga dituntut memiliki kepedulian sosial, integritas, kedisiplinan, serta kompetensi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Semangat tersebut sejalan dengan slogan STIKes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo, yakni “Profesional, Berkarakter, Peduli,” kata Dr Tanwir.

Melalui PKKMB ini, Dr Tanwir berharap, mahasiswa baru tidak hanya mengenal fasilitas, sistem akademik, serta berbagai aktivitas kemahasiswaan, tetapi juga memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari civitas akademika.

Terlebih, sebagai institusi pendidikan di bidang kesehatan, STIKes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo mendorong mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang kuat sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Kegiatan PKKMB 2026 pun diharapkan menjadi langkah awal bagi ratusan mahasiswa baru dalam menjalani perjalanan akademik mereka. Dengan bekal karakter, kompetensi, wawasan kebangsaan, serta nilai kepedulian, para mahasiswa diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

STIKes Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo juga berharap seluruh mahasiswa baru dapat menjalani proses perkuliahan dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab, hingga nantinya menjadi lulusan yang profesional, berkarakter, kompeten, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. (putri)