PALOPO–Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing lulusan serta menarik minat calon mahasiswa baru. Tahun Akademik 2026/2027, FST UM Palopo menerima sebanyak 132 mahasiswa baru. Dengan capaian tersebut, jumlah mahasiswa aktif di fakultas ini mencapai sekitar 440 orang.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Palopo, Dr. Muh. Zainal S., M.Si., mengatakan perkembangan jumlah mahasiswa tersebut menjadi salah satu indikator pertumbuhan fakultas sejak mulai hadir pada 2022.
“Sejak berdiri, FST UM Palopo juga telah meluluskan empat angkatan mahasiswa. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan fakultas dalam mengembangkan pendidikan di bidang sains dan teknologi di wilayah Luwu Raya,” kata Muh. Zainal.
Menurut Zainal, pengembangan fakultas dilakukan melalui penguatan keunggulan program studi, penyediaan fasilitas pendukung pembelajaran, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Setiap program studi memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja serta mendukung potensi sumber daya alam dan pembangunan daerah,” jelasnya.
Salah satu program studi yang menjadi perhatian adalah Penyuluhan Pertanian. Program studi ini dinilai memiliki peluang dalam mendukung kebutuhan tenaga profesional di sektor pertanian, termasuk penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, bidang teknik dan teknologi juga menjadi fokus pengembangan fakultas. Prodi Teknik Pertambangan dinilai relevan dengan potensi sumber daya mineral di Luwu Raya, sedangkan Prodi Teknik Komputer diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknologi dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
FST UMPalopo juga mengembangkan bidang Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Rekayasa Perangkat Lunak, serta Ilmu Kelautan sebagai bagian dari pengembangan keilmuan yang mendukung kebutuhan pembangunan dan pemanfaatan potensi daerah.
Untuk menunjang proses pembelajaran, FST UM Palopo memiliki sejumlah kegiatan praktikum yang mendukung penguasaan teori dan keterampilan mahasiswa.
Beberapa diantaranya adalah Praktikum Fisika Dasar, Praktikum Petrologi, Praktikum Geologi Dasar, Praktikum Kimia Dasar, serta Praktikum Kristalografi dan Mineralogi.
Kegiatan praktikum tersebut mendukung pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar sains, karakteristik batuan, serta identifikasi mineral. Kompetensi ini relevan terutama bagi mahasiswa yang mendalami bidang geologi dan pertambangan.
Melalui pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan teknis sesuai bidang keilmuannya. Untuk mempertahankan pertumbuhan mahasiswa, FST UM Palopo akan mengoptimalkan promosi berbasis teknologi informasi dan komunikasi, termasuk melalui media sosial.
Lantik Pengurus OSIS, Kepala SMPN 5 Palopo Minta Tingkatkan Prestasi Akademik dan Non Akademik
Fakultas juga tetap melakukan promosi langsung ke sekolah-sekolah agar dapat memperkenalkan program studi dan peluang pendidikan kepada calon mahasiswa.
Zainal menjelaskan, pendekatan tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pilihan pendidikan di bidang sains dan teknologi. Dengan strategi tersebut, pihak fakultas berharap jumlah peminat dan mahasiswa baru dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Tidak hanya berfokus pada pendidikan, FST UM Palopo juga mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Berdasarkan data capaian fakultas, kegiatan penelitian dosen mencakup penelitian mandiri di lingkungan perguruan tinggi, penelitian bersama lembaga di luar perguruan tinggi, serta penelitian bertaraf internasional.
Dalam data yang dipaparkan fakultas, tercatat 27 penelitian mandiri di lingkungan perguruan tinggi, tujuh penelitian bersama lembaga di luar perguruan tinggi, dan delapan penelitian internasional.
Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, tercatat 22 kegiatan pengabdian mandiri di lingkungan perguruan tinggi dan 20 kegiatan pengabdian bersama lembaga dalam negeri di luar perguruan tinggi.

FST UM Palopo juga mencatat sejumlah hasil riset dan inovasi yang dikembangkan dosen, di antaranya aplikasi Kasirta, pengembangan aromaterapi berbasis kakao, aplikasi Kakaomu untuk deteksi penyakit kakao, pengembangan marketplace produk kakao, serta smart dryer berbasis panel surya dan Internet of Things (IoT).
Berbagai inovasi tersebut menunjukkan upaya pengembangan teknologi yang dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung potensi ekonomi lokal.
Sementara itu, penelitian pada Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota mencakup pemetaan kemampuan lahan untuk kawasan pertanian di Kota Palopo, pemetaan kerawanan banjir, pemetaan kemampuan lahan untuk kawasan permukiman, serta pengembangan modul Kampung Sayur Kota Palopo.
Hasil penelitian tersebut memiliki relevansi dengan kebutuhan perencanaan wilayah, pengelolaan lingkungan, mitigasi bencana, dan pengembangan kawasan perkotaan.
Sebagai bagian dari pengembangan mutu akademik, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota FST UM Palopo melaksanakan asesmen lapangan pada 11–13 Juni 2026 di Palopo.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi mutu program studi, termasuk penyelenggaraan pendidikan dan berbagai aspek pendukungnya. Upaya peningkatan mutu itu sejalan dengan visi FST UM Palopo, yakni menjadi fakultas yang unggul di bidang sains dan teknologi berbasis socio-technopreneur serta berkarakter Islami.
Visi tersebut dijalankan melalui pendidikan dan pengajaran inovatif, penelitian yang melibatkan dunia usaha dan dunia industri, pengabdian kepada masyarakat berbasis penalaran dan inovasi teknologi, serta tata kelola fakultas yang profesional.
Kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, lembaga pemerintah, dan mitra lainnya juga menjadi bagian dari pengembangan fakultas dan program studi.Penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas FST UM Palopo untuk beberapa tahun ke depan.
Berdasarkan data fakultas, FST memiliki 37 dosen, terdiri atas 32 dosen bergelar magister dan lima dosen bergelar doktor. Fakultas mendorong para dosen untuk melanjutkan pendidikan, meningkatkan kualifikasi akademik, serta mengembangkan jabatan fungsional.
Peningkatan kualitas dosen diharapkan berdampak pada mutu pembelajaran, produktivitas penelitian, dan pengembangan inovasi di setiap program studi.
Di bidang akreditasi, FST UM Palopo menargetkan peningkatan mutu program studi secara berkelanjutan. Prodi Penyuluhan Pertanian, yang telah memperoleh akreditasi Baik Sekali berdasarkan keterangan dekan, dipersiapkan untuk meningkatkan status akreditasinya menuju Unggul.
Menurut Zainal, peningkatan penerimaan mahasiswa baru, penguatan sumber daya manusia, dan peningkatan akreditasi merupakan prioritas yang saling berkaitan dalam mendorong kemajuan fakultas.
Dengan penguatan program studi, fasilitas praktikum, penelitian dan inovasi, serta kerja sama dengan berbagai pihak, FST UM Palopo menargetkan peningkatan kualitas pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan kompeten dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Melalui semangat “Tumbuh Bersama, Unggul Bersama”, FST UM Palopo berupaya memperkuat perannya sebagai salah satu pilihan pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi di wilayah Luwu Raya. (putri)

