Dinilai Cacat Dalam Pilkades Serentak, KOMPERSI Minta Kadis DPMD Luwu Dicopot Jabatannya

340
Koalisi Masyarakat Desa Peduli Pilkades Bersih (Kompersi) aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Luwu, Senin (4/4/2022).
ADVERTISEMENT

Belopa – Sejumlah orang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Desa Peduli Pilkades Bersih (Kompersi) aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Luwu, Senin (4/4/2022).

Aksi itu dilakukan lantaran mereka menganggap DPMD Luwu dinilai tidak becus dalam melaksanakan Pilkades serentak pada tanggal 24 Maret 2022 lalu.

ADVERTISEMENT

Kordinator aksi, Damianto dalam orasinya menyuarakan Kepala DPMD Luwu untuk dicopot dari jabatannya.

“Kami meminta bapak Bupati mencopot kepala DPMD Luwu dari jabatannya, kami segel kantor DPMD yang gagal melaksanakan pilkades dengan baik. Surat suara dibawa pakai kantong plastik, kotak suara diikat pakai tali rapiah,” teriak Damianto.

ADVERTISEMENT

Diduga cacatnya DPMD Luwu dalam Pilkades serentak dibuktikan dengan jumlah pemilih batal 355 suara, sementara pemenang nomor urut 1 hanya memperoleh 98 suara di Desa Tede, Kecamatan Bastem Utara.

Hal senada juga dikatakan tim pemenangan nomor urut 2, Desa Tede angkat bicara. Dikatakan Biaran, telah melayangkan surat sanggah dan keberatan.

Menurutnya terdapat banyak kelalaian dan pelanggaran selama proses Pilkades berlangsung.

“Surat suara yang sah bila dijumlahkan dengan 3 calon kades hanya berjumlah 171 surat suara, sedangkan surat suara tidak sah itu menacapai 355 di Desa Tede, Bastem Utara,” kata Biaran.

Lebih jauh ia menyebut, persoalan berikutnya yang ditemukan di lapangan yakni, kertas suara yang diberikan kepada pemilih tidak dibubuhi stempel oleh panitia.

Seharusnya, kata Biaran panitia membubuhi stempel di surat suara sebelum diberikan ke pemilih untuk di coblos.

“Permintaan kami kepada panitia agar membuka kembali kotak suara untuk membuktikan surat suara yang tidak di stempel itu dan dilakukan penghitungan suara ulang,” tandas Biaran. (Hwn/Mat)

ADVERTISEMENT