Dinilai Tidak Sigap, Warga Malela Keluhkan Kinerja BPBD Luwu

250
Warga malela melakukan evakuasi lansia
ADVERTISEMENT

BELOPA – Warga Desa Malela, Kabupaten Luwu mengeluhkan kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, yang dinilai lamban dan tidak sigap dalam menghadapi bencana.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Hal tersebut, diungkapkan oleh salah seorang warga Malela, Al Ma’arif Alwi yang menyangkan kinerja BPBD Kabupaten Luwu.

ADVERTISEMENT

Betapa tidak, dia mengatakan jika tim BPBD Kabupaten Luwu, hanya menanti warga yang melakukan evakuasi di pintu masuk Desa Malela saja.

“Adaji BPBD, cuman dia hanya standby di pintu masuk desa, tidak melakukan evakuasi jadi terpaksa warga yang lakukan evakuasi,” katanya.

ADVERTISEMENT

Hal senada diungkapkan Desy Arsyad, dalam liminasa akun facebook pribadinya, dia mengatakan jika BPBD hanya datang jika tim siaga bencana yang masuk ke desanya hanya memperlihatkan perahu karet miliknya.

“Duhh tim siaga bencana yang masuk ke Malela cuman kasi liat perahu karetnya saja. Warga sudah gelap-gelapan tapi tidak dikasi lilin, padahal ada yang liat kalau dia bawa lilin. Warga teriak minta lilin juga tidak digubris. Apaji pale mau na bikin itu masuk di, mau dokumentasi saja, seolah-olah evakuasi?? Ini bencana loh, warga terdampak. Semoga saja kalian tdk merasakan dampak yang dialami warga saat ini,” tulis Desy Arsyad.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Lebih jauh, dirinya mengatakan jika seharusnya tim siaga bencana harus melakukan aksi yang real di lapangan dengan melihat kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak bencana.

“Bisa gah itu sigapnya yang real?? Warga sudah kedinginan, gelap-gelapan juga. Dari sini bisa diliat kebutuhan mendesaknya warga penerangan. Jangan cuman mau dokumentasi seolah-olah waah sekali evakuasi, baru kebutuhan mendasaknya warga diabaikan. Tolong kasihan!!!,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Kamis (9/7/2020) sore. Banjir tersebut, akibat tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Luwu, yang mengakibatkan air Sungai Suli dan Sungai Cimpu meluap. (Sya)

ADVERTISEMENT