MAKASSAR–Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, tampaknya mulai memperhitungkan Wija To Luwu di kancah birokrasi Sulsel. Setidaknya tiga Wija To Luwu diberi jabatan strategis di jajaran Pemprov Sulsel, dalam mutasi pejabat Jumat lalu, 1 November 2025.
Tiga Wija To Luwu tersebut, yakni Dr. dr. M. Ishaq Iskandar, M.Kes, MM, MH, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dilantik menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulsel.
Kemudian dr. Evi Mustikawati Arifin Sp KK, yang dipercaya menakhodai Dinas Kesehatan Sulsel. Dan Ir. Andi Ihsan ST, MM, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Sulsel.
Diketahui, pergeseran Dr. dr. M. Ishaq Iskandar adalah salah satu yang menarik perhatian. Setelah sukses memimpin Dinas Kesehatan Sulsel dan dikenal dengan berbagai inovasinya, seperti proyek perubahan bertajuk “Prima Stunting Sulsel” saat mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I, kini ditugaskan pada lini koordinasi yang lebih luas sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
Posisi Asisten ini sangat vital karena bertanggung jawab mengawal sinkronisasi program di bidang pemerintahan umum, otonomi daerah, hingga isu-isu kesejahteraan sosial. Pengalamannya yang matang di sektor kesehatan diharapkan membawa perspektif kesejahteraan yang lebih mendalam dan holistik dalam kebijakan-kebijakan Pemprov Sulsel ke depan.
Sementara itu, dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp KK memulai babak baru di Dinas Kesehatan Sulsel. Sebelumnya telah berkarya dan mengabdi di berbagai daerah, termasuk di Kalimantan Timur, sebelum kembali “pulang kampung” dan menjabat sebagai Direktur RSUD Haji Makassar.
Sebagai seorang spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK), dr. Evi membawa keahlian klinis dan manajerial yang kuat ke Dinas Kesehatan.
Tugas besar menanti, mulai dari penguatan fasilitas kesehatan, penanganan isu stunting, hingga peningkatan mutu layanan kesehatan di seluruh kabupaten/kota di Sulsel. Komitmennya sebagai putri daerah Luwu diharapkan mampu membawa semangat pelayanan yang lebih merata dan berkualitas bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Sementara itu, di sektor infrastruktur, Pemprov Sulsel kini memiliki Ir. Andi Ihsan ST, MM sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi. Penunjukan ini menempatkan Ir. Andi Ihsan pada posisi kunci untuk memastikan konektivitas dan kualitas sarana prasarana jalan dan jembatan di seluruh wilayah Sulsel.
Pengalaman Ir. Andi Ihsan di bidang teknik sipil dan manajemen konstruksi sangat dibutuhkan untuk menunjang program pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Di bawah kepemimpinannya, diharapkan proyek-proyek strategis dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan berkualitas, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada pergerakan ekonomi dan aksesibilitas masyarakat.
Ketiga figur Wija Tana Luwu ini kini menjadi bagian penting dari motor penggerak pembangunan di Sulsel, siap menghadapi tantangan di sektor masing-masing dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman yang beragam. (***)

