PALOPO–Walikota Palopo, Hj Naili Trisal melantik Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, di Balaikota Palopo, Jumat pagi, 23 Januari 2026, sekitar pukul 09:00 Wita. Zulkifly Halid yang selama ini menjabat Kepala Dinas Sosial Palopo diberi amanah mengemban tugas tambahan sebagai Pj Sekda Palopo.

Pelantikan Zulkifly Halid menjabat Pj Sekda Palopo dihadiri para pimpinan OPD sejajaran Pemkot Palopo dan unsur Forkominda Kota Palopo. Salah satunya, Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Dharma, S.H., S.I.K., M.H.

“Harapan kita bersama, amanah ini dapat diemban dengan rasa penuh tanggungjawab. Termasuk sebagai Pj Sekda, Pak Zulkifly bisa mengayomi seluruh ASN, dan seluruh pegawai di jajaran Pemkot Palopo,” pesan Walikota Naili.

Walikota Naili juga berharap, Zulkifly Halid dapat lebih mempercepat visi misi ‘Palopo Baru’ dalam upaya pembangunan Kota Palopo. “Saya juga mengajak seluruh pegawai memberikan dukungan penuh ke Pj Sekda Kota Palopo yang baru dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Walikota Naili, seraya menambahkan, momen pelantikan Pj Sekda Palopo sebagai bentuk semangat baru untuk memperkuat komitmen dalam membangun Kota Palopo.

Yang menarik setelah Pj Sekda Palopo dilantik, internal di Pemkot Palopo mulai bertanya-tanya seputar mutasi akbar pejabat di jajaran Pemkot Palopo, terutama mutasi pejabat eselon II yang akan menduduki jabatan setingkat kepalas dinas, kepala badan, asisten, dan staf ahli. Apalagi mutasi ini nantinya terkait penerapan hasil merger OPD dari 39 OPD menjadi 25 OPD.

Informasi dihimpun KORAN SERUYA, Walikota Palopo dalam waktu dekat ini akan menggelar mutasi akbar. Kabarnya, Walikota Naili masih menunggu Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mutasi akbar pejabat Palopo baru akan digelar setelah
Pertek dikeluarkan BKN.

“Ibu Walikota tidak akan mengadakan mutasi kalau belum ada Pertek, karena mematuhi aturan dan tidak mau ada aturan birokrasi yang dilanggar. Pejabat yang dilantik nantinya benar-benar sesuai kompetensi dan prosedural, makanya sampai saat ini belum diadakan mutasi lantaran Pertek belum diterima dari BKN,” kata sumber media ini.

Namun demikian, jika Pertek telah terbit awal Februari mendatang, maka Walikota Naili dipastikan akan menggelar mutasi akbar untuk membangun kabinet ‘Palopo Baru’ yang kuat, terutama di jajaran pejabat eselon II dan III.

“Kemungkinan besar mutasi diatas tanggal 4 Februari. Apalagi pas tanggal 4 Februari 2026, Ibu Walikota dan wakilnya genap 6 bulan memimpin Palopo,” kata sumber. (wahdi)