PALOPO–Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, terus memperkuat kontribusinya kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang melibatkan mahasiswa secara langsung. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Safari Jumat di sejumlah masjid binaan UMPalopo yang berada di wilayah Kota Palopo, khususnya kawasan Latuppa, Kambo, dan Mawa.

Safari Jumat menjadi wadah bagi mahasiswa Prodi PAI untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan keagamaan yang diperoleh selama proses perkuliahan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menjalankan peran sebagai khatib dan imam salat Jumat di masjid-masjid binaan.

Sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Syukur Yuwono, Muh. Fadli, Muh. Fadhil, Yusuf, dan Apdhal dari semester V; M. Faqih Fariq, Salman, dan Mush’ab Khairul Anam dari semester III; serta Ahmad Mundzir dari semester I.

Keterlibatan mahasiswa dari berbagai jenjang semester tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran di Prodi PAI tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga diarahkan pada pengalaman praktis di tengah masyarakat. Melalui Safari Jumat, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempraktikkan peran yang kelak akan mereka jalankan sebagai pendidik dan bagian dari masyarakat.

Selain menjadi sarana pengabdian, Safari Jumat juga menjadi ruang pengembangan kompetensi mahasiswa. Melalui keterlibatan secara langsung, mahasiswa dapat mengasah kemampuan public speaking, penyampaian khutbah, kepemimpinan keagamaan, penguasaan materi keislaman, serta kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan jamaah.

Materi khutbah dan penyampaian keagamaan yang dibawakan mahasiswa diarahkan pada tema-tema yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Di antaranya peningkatan kualitas ibadah, pembentukan akhlak, penguatan persaudaraan, kepedulian sosial, pendidikan keluarga, serta pentingnya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkemajuan.

Kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami karakter dan kebutuhan masyarakat yang beragam. Interaksi secara langsung dengan jamaah menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran kontekstual, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga memahami bagaimana pesan tersebut dapat dikomunikasikan secara tepat sesuai dengan kondisi masyarakat.

Kehadiran mahasiswa Prodi PAI UMPalopo mendapat respons positif dari pengurus masjid yang menjadi lokasi kegiatan. Keterlibatan mahasiswa dinilai memberikan ruang interaksi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan masyarakat, sekaligus mendukung pembinaan kehidupan keagamaan di lingkungan masjid.

Bagi mahasiswa, kesempatan menjadi imam maupun khatib juga menjadi pengalaman penting dalam membangun keberanian, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa PAI dalam menjalankan perannya sebagai calon guru Pendidikan Agama Islam sekaligus insan yang mampu memberikan kontribusi di tengah kehidupan sosial dan keagamaan.

Prodi PAI UMPalopo berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan pengabdian yang memberikan ruang keterlibatan aktif bagi mahasiswa. Safari Jumat di masjid-masjid binaan di kawasan Latuppa, Kambo, dan Mawa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga hubungan antara kampus, mahasiswa, pengurus masjid, dan masyarakat semakin erat.

Melalui kegiatan tersebut, Prodi PAI UMPalopo berupaya menghadirkan proses pendidikan yang tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi juga membentuk mahasiswa yang religius, kompeten, komunikatif, peduli terhadap masyarakat, serta mampu mengamalkan ilmu dalam kehidupan nyata. Safari Jumat sekaligus menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat dan penguatan karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. (putri)