Ruam di Kulit Jadi Ciri Baru Covid-19, Dewi Persik Juga Pernah Mengalaminya Loh….

244
ADVERTISEMENT

JAKARTA–Artis dan penyanyi Dewi Persik sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Saat terinfeksi virus corona, Dewi Persik mengalami ruam kulit. Bagaimana ciri-ciri ruam kulit akibat virus corona?

Ruam di kulit adalah salah satu gejala Covid-19 yang dialami sejumlah penderita infeksi virus corona SARS-CoV-2. Selain itu, gejala Covid-19 yang paling umum adalah demam, batuk kering, kelelahan, dan tidak bisa mencium bau dan rasa.

ADVERTISEMENT

Ruam kulit juga termasuk gejala Covid-19. Namun bagaimana membedakan ruam kulit biasa dengan gejala Covid-19?

Gejala Covid-19 yang selama ini kita ketahui adalah batuk, pilek, dan demam. Tapi, tahu tak banyak yang tahu kalau perubahan di kulit itu bisa menjadi salah satu tanda gejala Covid-19. Munculnya ruam kulit, terutama di tangan dan kaki seringkali merupakan tanda pertama infeksi virus corona pada orang yang tidak memiliki gejala penyakit lain.

ADVERTISEMENT

Diterbitkan di American Journal of Clinical Dermatology, ulasan berbasis bukti ilmiah menunjukkan kalau ruam kulit ternyata memengaruhi satu dari lima pasien Covid-19. “Dokter harus menggunakan informasi ini untuk mengidentifikasi pasien dengan Covid-19 yang tidak memiliki gejala lain,” kata penulis studi dan seorang dokter ahli bedah di Keck School of Medicine University of Southern California di Los Angeles, Daniel Gould, MD, PhD.

“Dokter juga harus menggunakan informasi tersebut agar lebih agresif dalam menguji virus,” sambung dia.

ADVERTISEMENT

Ruam tidak selalu muncul pertama kali Gould dan rekan-rekannya menyisir data dari penelitian di bulan Mei 2020 terkait dugaan antara gejala Covid-19 dan gejala kulit. Mereka menemukan, berbagai jenis ruam kulit diamati pada pasien virus corona, mulai dari lepuh kecil dan gatal-gatal, bercak merah muda dan merah, hingga benjolan kecil gatal yang ditandai dengan bintik merah dan ungu.

Ruam terakhir ini adalah jenis yang paling sering diidentifikasi pada pasien corona yang memengaruhi lebih dari 40% dan biasanya muncul pada orang dewasa muda yang mengalami gejala virus lain terlebih dahulu.

Dia mengatakan, virus SARS-COV-2 dapat memicu gejala kulit dengan dua cara utama yakni bahan kimia peradangan yang dihasilkan oleh sistem kekebalan untuk melawan virus dan gumpalan darah kecil yang dihasilkan dari virus.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, benjolan merah dan ungu di jari tangan dan kaki umumnya menunjukkan penyakit yang lebih ringan. Sementara, munculnya bintik merah atau biru berarti menunjukkan gejala Covid-19 yang lebih parah.

Direktur Global Health Dermatology di Massachusetts General Hospital Boston, Esther Freeman, MD, PhD menjelaskan, dalam kebanyakan kasus ruam muncul setelah gejala batuk atau demam.

Namun, yang paling penting untuk disoroti, ada beberapa pasien yang memiliki gejala Covid-19 pertama adalah munculnya ruam. “Jika kami memiliki pasien yang datang dengan gatal-gatal baru dan tidak ada penjelasan mengapa, kami akan melakukan tes Covid-19 untuk memastikan,” terangnya.

Stres Pandemi Bisa Mengganggu Kulit

Bagi mereka yang belum tertular Covid-19 pun belum tentu kebal dari efek pandemi pada kulit. Stres akibat krisis kesehatan global dapat menyebabkan kita memproduksi lebih banyak hormon inflamasi kortisol. Hal ini menyebabkan munculnya jerawat, gatal-gatal, atau memburuknya kasus kondisi kulit kronis, seperti psoriasis dan eksim.

Menurut Gould, banyak pasien datang yang mengeluhkan kondisi kulit mereka sangat buruk di masa pandemi ini. Rata-rata pasien harus selalu kembali ke perawatan untuk mengidentifikasi masalah kulit dan mendapatkan pengobatan dengan kondisi kulit yang beragam.

Dewi Persik Pernah Alami Ruam Merah Saat Terpapar Covid-19, Begini Penjelasan dr. Tirta

Dewi Persik belum lama ini membawa kabar mengejutkan melalui beberapa unggahan di akun Instagram miliknya. Lama tak tampil di layar kaca televisi ataupun YouTube, penyanyi yang akrab disapa Depe ini rupanya mengaku sempat dinyatakan positif terpapar virus Covid-19.

Lewat foto yang diunggahnya di Instagram, Depe menunjukkan munculnya salah satu gejala yakni ruam merah di kulit wajah dan tubuhnya. Beruntungnya usai menjalani perawatan, kini Depe dinyatakan sembuh dan dua kali hasil tesnya menunjukkan negatif.

Sementara itu terkait gejala ruam merah di kulit Depe sendiri ikut menyita perhatian Tirta Mandira Hudhi atau dr. Tirta. Lewat akun media sosial miliknya, dr. Tirta mengunggah sebuah headline berita tentang Dewi Persik juga unggahan sang pedangdut.

“Covid19 bisa menyebabkan ruam? Bisa. Sudah dijelaskan sejak mei, oleh @perdoski.id @myskinformation , dan beberapa jurnal. Geser slide. Jngan remehin ni virus. Sampean guyn ga percaya silakan. Tapi ojo remehin. Waspada aja,” tegas dr. Tirta.

Ia juga lantas menjelaskan jika ruam di kulit bisa muncul saat terinfeksi virus Covid-19. Dr. Tirta juga menyebut jika ruam tak selalu menunjukkan seseorang terinfeksi Covid-19 namun bisa menjadi sebuah indikasi. Karena itu lah dibutuhkan serangkaian tes untuk diketahui secara lebih jelas.

Wajah dan Tubuh Dewi Persik Alami Ruam Merah Saat Terpapar Covid-19, Begini Penjelasan dr. Tirta

“Covid19 itu penyakit 1000 muka, gejala bisa beda2, kalo muncul gejalanya yg ruam, yowis itu salah satu muka covidnya,” ujarnya.

“@dewiperssikreal terkena gejala ruam. Tapi apakah selalu covid19? Harus dicek dengan pcr swab. Nah.karena ruam massive juga merupakan gejala beberapa penyakit laen yang sistemik. Dan kmngkinan ruam ini muncul pada 20% pasien yg memiliki gejala.”

Terakhir dr. Tirta pun menuliskan himbauan tegas untuk masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan. Tentunya hal itu dilakukan guna mencegah terinfeksi virus Covid-19.

“Tetap terapkan protokol 3M ! Makan makanan bergizi, suplemen, dan olahraga teratur,” tutup dr. Tirta.

Sebelumnya, Pedangdut Dewi Persik menulis di Instagramnya jika kini ia sudah dinyatakan negatif Corona. Ia juga memosting surat keterangan dari pihak laboratorium kesehatan jika ia dan keluarganya sudah terbebas dari virus Corona.

Berikut postingan DP, panggilan akrabnya, yang ia unggah ke Instagramnya beberapa haru lalu:

Banyak yang bertanya kemana selama 1 bulan ini kok ga liat di @pagipagiambyarttv. Dan gak ada kegiatan ngyoutube juga, Aku sakit kena covid 19. Alhamdulillah Allah masih kasih kesempatan aku untuk sehat aku sekarang sembuh, aku salah satu org yg beruntung untuk sembuh, aku sudah cek dua kali negatif alhamdulillah. dan skrg sudah sembuh dan recovery. Jadi timbul kemerahan ini adalah salah satu yg timbul dari mereka yg terkena covid sekitar 20%.

Nah ini jadi bahan renungan buat kita semua dan teguran buatku juga untuk menggugurkan dosa2ku, dan bahwa covid itu nyata. Yg aku rasakan sudah aku tuangkan di youtube. setidaknya aku tidak jadi pembunuh yang menularkan virus kemana2. Karena covid ini selain menularkan juga mematikan. gejala yg yg aku alami adalah gejala ringan. Yg lebih berbahaya itu OTG (orang tanpa gejala). Krn dia tetap merasa sehat dan dapat menularkan trutama ke ortu yg usianya sudah senja dan mereka yang mempunyai penyakit bawaan dan mereka yg punya imun lagi drop, kemarin mungkin karena kegiatanku yang terlalu padat akhirnya aku kecapean dan terkena covid 19. Aku mengucapkan makasie buat para aparat kepolisian/TNI, dokter/suster yang sama seperti kita, punya anak, suami, istri dan klrg yg menyayangi dan menunggu pulang dg sehat. Tapi demi menjaga kita…

mrk selalu menjadi garda depan buat kita. Smoga Allah membalas kebaikan para pejuang masyarakat. Semoga pandemi ini segera berakhir dan teman2 IG semua sehat selalu dalam lindungan Allah amin yarobbal alamin 🤲🤲🤲🤲🤲🤲. Patuhi protokol keamanan yaa demi menjaga kita yaitu kamu, aku dan kita 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

(*/iys)

ADVERTISEMENT