PALOPO–Walikota Palopo, Sulawesi Selatan, Hj. Naili Trisal, secara simbolis menyerahkan bantuan pangan pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di delapan kelurahan dalam dua wilayah kecamatan Sendana dan Kecamatan Mungkajang, Senin (18/5/2026).

Di wilayah Kecamatan Sendana, penyerahan bantuan berlangsung bertahap dimulai dari Kelurahan Purangi, Sendana, Mawa, hingga berakhir di Kelurahan Peta. Secara keseluruhan, terdapat 1.367 keluarga yang menerima manfaat di kecamatan ini.

Sementara itu, Kecamatan Mungkajang dimulai dari Kelurahan Mungkajang, dilanjutkan ke Murante, Kambo, dan ditutup di Kelurahan Latuppa, dengan total 1.050 KPM yang terdata menerima bantuan.

Setiap keluarga penerima mendapatkan paket bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng seberat 4 liter.

Walikota Naili berpesan agar setiap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh keluarga penerima. Menurutnya, program ini bukan sekadar pemberian bantuan biasa, melainkan langkah strategis pemerintah untuk menjamin agar tidak ada satu pun warga yang mengalami kesulitan dalam mengakses kebutuhan pangan yang penting, terutama beras.

“Program ini adalah wujud komitmen kami memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Tidak boleh ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan pokok, dan bantuan ini hadir untuk meringankan beban mereka,” ujar Naili saat menyerahkan bantuan.

Tak hanya fokus pada penyaluran bantuan, dalam setiap kunjungannya ke kelurahan, Walikota Naili juga mengingatkan akan urgensi pemenuhan gizi anak demi mendukung tumbuh kembang yang sehat dan berkualitas di Kota Palopo.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban lingkungan, serta tetap aktif menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Kegiatan penyaluran ini turut dihadiri dan didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan, jajaran Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Palopo, Camat dan Lurah di wilayah terkait, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memastikan penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran. (wahdi)