Susul Istri Tercintanya, Sang Suami Wafat Dua Jam Kemudian Saat Bacakan Yasin Istri yang Sudah Terbujur Kaku

510
ADVERTISEMENT

SUNGGUH mengharukan kisah cinta sejati pasangan suami istri di Bojonegoro Jawa Timur ini.

Pasalnya, pasangan tersebut meninggal dunia dalam waktu yang nyaris bersamaan.

ADVERTISEMENT

Waktu kematian mereka hanya terpaut dua setengah jam.

Kisah pilu ini dialami oleh sebuah keluarga yang harus kehilangan dua anggota keluarganya sekaligus.

ADVERTISEMENT

Kisah yang dialami pasangan H. Fathkhan Sibyan dan istrinya Hj. Ummi Munawaroh adalah pemilik toko alat jahit yang sangat kondang di Bojonegoro.

Sang istri diketahui menderita penyakit diabetes dan tiba-tiba meninggal tengah malam.

ADVERTISEMENT

Selang dua jam kemudian, sang suami yang tengah mengaji di samping jenazah istrinya tiba-tiba terkena serangan jantung. Ia pun meninggal dunia.

Warga sekitar bahkan percaya bahwa almarhum pasangan suami istri adalah contoh kisah cinta sejati ala-ala Romoe and Juliet.

Diunggah oleh akun Instagram @berita_bojonegoro, dua jenazah pasangan suami istri itu dibawa ke liang lahat oleh para warga.

“Ibu meninggal pukul 02.30. Bapak meninggal pukul 04.00 pada Jumat pagi 5 Februari 2021” demikian keterangan dalam video yang beredar.

Pasangan suami istri bernama H Fatkhan Sibyan dan Ummi Munawaroh ini pun dikebumikan dalam satu liang lahat.

Berikut postingan akun @berita_bojonegoro:

Meninggal dunia hanya selisih dua jam setengah, pasangan ini dipertemukan kembali di alam barzah dengan waktu singkat. Beliau bernama H. Fatkhan Sibyan dan Hj. Ummi Munawaroh yang beralamatkan di Jl. Letda Mustajab Sukorejo Bojonegoro kota.

Sebelumnya ibu meninggal secara mendadak karena diabetes pada Jumat dini hari 5 Februari 2021, sekitar pukul 01.30 wib. Selanjutnya suami yang sedang mengaji disamping jenazah istrinya tiba-tiba terkena serangan jantung dan mengakibatkan meninggal dunia juga.

Beliau berdua adalah seorang pengusaha sukses, yaitu owner toko alat jahit Al-Ikhsan di Jl. Gajah mada Bojonegoro, dan tidak memiliki seorang anak. Serta meninggal di usia 60 an tahun.

Sebelum meninggal, beliau berdua telah membangun dua masjid dan pondok pesantren di Bojonegoro untuk diwaqafkan kepada masyarakat.

Bapak dan ibu adalah orang alim, setiap solat lima waktu beliau berdua selalu berangkat bersama ke musola dekat rumah. Sementara itu bapak menjadi imam di musola tersebut.

Kisah mereka pun membuat warganet terharu sekaligus takjub.

“Innalillahi wainnailaihi rojun. Subhanallah, definisi cinta sehidup semati,” tulis @anelosupply.

“Sehidup semati sesurga. Bi husnil khotmah Pak Haji dan Bu Haji,” imbuh @narina_u.

“Orangnya ramah banget Masya Allah. Semoga husnul khotimah ya Allah,” kenang @ndhanandaa25_.

Klik Videonya DISINI

(iys)

ADVERTISEMENT