= Alot, Empat Jam Empat DPRD se Tanah Luwu Bahas Pembentukan DOB Luwu Raya
LAPORAN: Nada G/Wahdi
EMPAT DPRD se Tanah Luwu sepakat akan mengawal dan memperjuangkan pembentukan Provinsi Luwu Raya hingga ke Pemerintah Pusat. Termasuk Dewan empat daerah ini membentuk tim bersama untuk berkoordinasi dengan panitia pembentukan Provinsi Luwu Raya yang telah dibentuk di tingkat Pusat.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bersama empat DPRD se Tanah Luwu, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Palopo, Kamis (5/2/2/2026). Pertemuan tersebut berlangsung alot sekitar empat jam, mulai pukul 13:30 Wita hingga pukul 17;30 Wita.
Hadir dalam pertemuan penting itu, diantaranya Ketua DPRD Palopo, H. Darwis, Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, Ketua DPRD Luwu Timur diwakili Wakil Ketua, Jihadin Paruge. Hadir juga Wakil Ketua I dan II DPRD Palopo, Harisal A. Latief dan Alfri Jamil, Wakil Ketua DPRD Luwu, Zulkifly, termasuk sejumlah Anggota DPRD Kota Palopo, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur.
Dalam pertemuan tersebut, banyak hal dibahas. Salah satunya soal dua kabupaten di Toraja, yakni Tana Toraja dan Toraja Utara bergabung dalam bingkai Provinsi Luwu Raya yang tengah diperjuangkan. Empat DPRD se Tanah Luwu juga menyatakan setuju dan sepakat Tana Toraja dan Toraja Utara bergabung. Namun, dalam pertemuan bersama itu, belum diputuskan membuat rekomendasi terkait kesepakatan Toraja bergabung dalam bingkai Provinsi Luwu Raya.
Tetapi, dua kabupaten di Toraja disepakati akan diusulkan ke Tim Pusat pembentukan Provinsi Luwu Raya untuk dipertimbangkan, dalam rangka pemenuhan syarat administrasi lima kabupaten/kota untuk pemekaran DOB provinsi.
“Soal Tana Toraja dan Toraja Utara, ini salah satu opsi yang akan kami teruskan ke Panitia Pusat. Pada prinsipnya, dalam pembahasan bersama, kita sepakat dan setuju Toraja bergabung. Karena itu, ini (Toraja) diajukan sebagai salah satu opsi ke Tim Pusat Pembentukan Provinsi Luwu Raya,” kata Ketua DPRD Palopo, Darwis, dalam jumpa pers bersama empat pimpinan DPRD se Tanah Luwu, usai pertemuan.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga belum diputuskan dan disepakati calon ibukota Provinsi Luwu Raya jika terbentuk. Sempat berkembang dalam pertemuan tersebut Kota Palopo sebagai cikal bakal ibukota Provinsi Luwu Raya. Namun, di akhiri pertemuan disepakati soal penentuan ibukota akan didorong ke Tim Pusat Pembentukan Provinsi Luwu Raya yang telah dibentuk oleh Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Luwu Raya.
Dalam jumpa pers tersebut, empat pimpinan DPRD se Tanah Luwu menepis anggapan bahwa ada kepala daerah dari empat daerah di Tanah Luwu yang tidak mendukung pemekaran Tanah Luwu. Menurut Darwis, empat kepala daerah satu barisan dengan empat DPRD untuk bersama-sama mengeluarkan rekomendasi persetujuan, sebagai syarat pemekaran Tanah Luwu.
“Bahkan, sekitar dua bulan lalu, kami telah bertemu membahas ini, semua sepakat. Semua berkomitmen baik Walikota Palopo, Bupati Luwu, Bupati Luwu Utara dan Bupati Luwu Timur satu kata untuk mendukung sepenuhnya pembentukan Provinsi Luwu Raya,” kata Darwis.
Diketahui, usai pertemuan tersebut, tim bersama yang dibentuk empat DPRD se Tanah Luwu akan mengadakan kunjungan ke Jakarta dalam rangka berkonsultasi dengan Tim Pusat Pembentukan Provinsi Luwu Raya, dalam waktu dekat. Termasuk tim bentukan DPRD tersebut akan menyampaikan aspirasi ke DPR RI dan Kemendagri dalam waktu dekat ini.
PT Bosowa Berlian Motor Palopo Gelar Showroom Event New XForce HEV, Konsumen Bisa Test Drive
“Tim bentukan DPRD siap bekerja dan berangkat ke Jakarta dalam rangka berkonsultasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Muaranya bagaimana memuluskan pembentukan Provinsi Luwu Raya,” tandas Ketua DPRD Luwu Utara, Husain. (nada)

