PALOPO–Ada yang tahu ini di mana? Sebuah ayunan kayu yang menjorok ke arah pantai kini menjadi salah satu spot foto baru yang ramai dikunjungi masyarakat di Pantai Labombo, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Bagi yang sudah pernah berkunjung ke Pantai Labombo, tempat ini tentu sudah tidak asing lagi. Namun, spot ayunan yang baru dibuat sekitar sebulan terakhir tersebut kini semakin dikenal setelah viral di media sosial, khususnya TikTok.

Pengelola menyediakan tiga ayunan di beberapa sudut kawasan pantai. Sejak viral, banyak pengunjung datang untuk mengabadikan momen dengan latar laut.

Tak jarang, pengunjung harus rela mengantri untuk mendapatkan giliran berfoto. Mereka datang bersama teman maupun kerabat, bahkan sebagian menyiapkan outfit yang senada agar hasil foto terlihat lebih menarik.

Salah seorang pengunjung, Indriyani (18), mengaku sudah jarang berkunjung ke Pantai Labombo. Namun, setelah melihat spot ayunan tersebut viral di media sosial, ia tertarik untuk datang dan mencobanya.

Menurut mahasiswa UIN Palopo itu, spot baru tersebut cukup estetik untuk dijadikan tempat berfoto. Selain itu, harga tiket masuk yang hanya Rp3.000 juga dinilai cukup terjangkau, terutama bagi kalangan mahasiswa.

Hal senada disampaikan Mutmainna A. Ia mengaku jarang berkunjung ke Pantai Labombo, namun tertarik datang setelah melihat spot ayunan tersebut banyak berseliweran di media sosial. Ia pun datang bersama teman-teman kuliahnya untuk mencoba sekaligus mengabadikan momen di spot baru tersebut.

Sementara itu, Bambang, petugas PAD Dinas Pariwisata Kota Palopo yang bertugas sebagai pengelola Pantai Labombo, mengatakan spot ayunan tersebut baru dibuat sekitar satu bulan terakhir.

Menurutnya, kehadiran fasilitas baru itu turut meningkatkan jumlah pengunjung, meski peningkatannya belum terlalu signifikan.

Pantai Labombo dibuka mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WITA. Namun, Bambang mengatakan masih ada masyarakat yang datang ketika jam operasional telah berakhir.

Untuk menghindari kekecewaan pengunjung, petugas terkadang masih memberikan kesempatan kepada mereka untuk masuk. Ia menyebut waktu kunjungan biasanya lebih ramai saat air laut pasang. Sementara ketika air surut, jumlah pengunjung cenderung sedikit berkurang.

Adapun tiket masuk untuk orang dewasa sebesar Rp3.000 per orang, sedangkan anak-anak Rp1.500 per orang. Harga tersebut sudah termasuk biaya parkir.

Pengelola juga mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan kawasan pantai dengan membuang sampah pada tempatnya. Fasilitas tempat sampah telah disediakan di sejumlah titik agar kawasan Pantai Labombo tetap bersih dan nyaman dipandang. (nada)