PALOPO–Walikota Palopo, Hj. Naili Trisal, secara resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Kota Palopo alokasi Juli–September 2026. Kegiatan berlangsung di Gudang Perum Bulog Bara Palopo, Kamis (13/8/2026).

Sebelum peluncuran di Palopo, Walikota Naili Trisal mengikuti secara daring launching penyaluran bantuan pangan untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dari Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Peluncuran tersebut menjadi bagian dari sinergi Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan bantuan pangan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulsel dan Sulbar, Fahrurozi, melaporkan stok beras di Sulawesi Selatan saat ini mencapai sekitar 826 ribu ton.

Dengan jumlah penduduk Sulawesi Selatan sekitar 9,5 juta jiwa dan asumsi konsumsi beras sebesar 104 kilogram per kapita per tahun, kebutuhan beras masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 83 ribu ton per bulan.

“Jadi, dengan stok 826 ribu ton dan kebutuhan sekitar 83 ribu ton per bulan, ketahanan stok beras Sulawesi Selatan sekitar 10 bulan,” ungkap Fahrurozi.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan ketersediaan beras di Sulawesi Selatan masih dalam kondisi aman. Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara panik (panic buying) maupun membeli beras secara berlebihan karena stok masih tersedia dalam jumlah yang cukup.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog yang terus menjaga ketersediaan stok beras di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, ketersediaan stok yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

Kepala Cabang Perum Bulog Palopo, Maysius P., menjelaskan jumlah penerima Bantuan Pangan di Kota Palopo sebanyak 17.729 penerima manfaat.

Untuk alokasi Juli–September 2026, total bantuan yang disalurkan mencapai 531.870 kilogram beras. Setiap penerima manfaat memperoleh 10 kilogram beras per bulan, sehingga selama tiga bulan masing-masing menerima total 30 kilogram beras.

Walikota Palopo, Hj. Naili Trisal, berharap penyaluran bantuan pangan tersebut mendapat perhatian dan dukungan penuh dari seluruh pihak sehingga proses distribusinya dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pemerintah Kota Palopo juga berharap bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Para penerima manfaat diingatkan agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya dan tidak menyalahgunakannya.

Menurut Walikota Naili, program bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kota Palopo dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Forkopimda Kota Palopo, Kepala BPS Kota Palopo, pimpinan perangkat daerah terkait, serta sejumlah penerima manfaat. (***)