PALOPO–Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menggelar pelatihan penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta pengelolaan buku kas bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Polongasa, Desa Towondu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, hari Rabu (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Pantai Polongasa tersebut dihadiri Kepala Desa Towondu, Sam Abdi, S.H., bersama jajaran aparat desa dan seluruh anggota Pokdarwis. Kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penguatan tata kelola kawasan wisata berbasis masyarakat.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan memperkuat kelembagaan Pokdarwis sebagai pengelola aset wisata desa. Sebelumnya, pengelolaan Pantai Polongasa belum didukung struktur organisasi yang formal maupun sistem pencatatan keuangan yang tertata dan transparan. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan kawasan wisata.

Seluruh anggota tim PKM yang dikoordinatori Dr. Goso, S.E., M.M., turut hadir memberikan pendampingan. Dalam sambutan sekaligus arahannya, Dr. Goso menjelaskan bahwa program pengabdian tersebut diarahkan untuk menghidupkan kembali potensi Pantai Polongasa melalui penguatan manajemen kelompok dan pengembangan produk wisata bernilai tambah, tanpa bergantung pada pembangunan fisik berskala besar.

Materi penyusunan AD/ART disampaikan Dr. Nasrun Julyarman, S.E., M.Si. Dalam sesi tersebut, anggota Pokdarwis didampingi untuk merumuskan aturan organisasi secara partisipatif, mulai dari visi dan misi, struktur kepengurusan, hak dan kewajiban anggota, hingga mekanisme pengambilan keputusan.

Penyusunan AD/ART diharapkan dapat memberikan landasan yang jelas dalam pembagian tugas, tanggung jawab, serta mekanisme kerja Pokdarwis sehingga pengelolaan organisasi menjadi lebih tertib dan akuntabel.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo), Sulawesi Selatan, menggelar pelatihan penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta pengelolaan buku kas bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Polongasa, Desa Towondu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, hari Rabu (20/8/2026).

Sementara itu, pelatihan pengelolaan buku kas dibawakan Andi Nurlinda Thamrin, M.Kom. Peserta diperkenalkan pada sistem pencatatan keuangan sederhana yang dimulai dari buku kas manual dan kemudian dikembangkan menjadi Buku Kas Digital berbasis Google Sheets.

Melalui sistem tersebut, pengurus dapat mencatat pemasukan dan pengeluaran secara lebih rapi, memantau saldo kas secara berkala, serta menyusun laporan keuangan yang lebih mudah dipantau dan dipertanggungjawabkan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Anggota Pokdarwis aktif berdiskusi dan mempraktikkan langsung penyusunan dokumen organisasi serta pencatatan keuangan menggunakan contoh transaksi yang berkaitan dengan aktivitas kelompok.

Kepala Desa Towondu, Sam Abdi, S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Saya sangat berterima kasih atas perhatian dari tim Universitas Muhammadiyah Palopo dan Kemdikti Saintek kepada desa kami. Semoga dengan adanya kegiatan ini, desa kami dapat menjadi lebih maju dan berkembang ke depannya,” ujarnya.

Program pengabdian tersebut didanai oleh Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ke depan, tim PKM akan melanjutkan pendampingan melalui pengembangan paket wisata edukasi berbasis konservasi mangrove bertajuk “JAGA POLONGASA”, serta pelatihan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan promosi kawasan wisata.

Melalui rangkaian program tersebut, Pokdarwis Pantai Polongasa diharapkan memiliki fondasi kelembagaan dan sistem pengelolaan keuangan yang lebih kuat sebagai modal untuk mengembangkan kawasan wisata secara mandiri dan berkelanjutan.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu model pengembangan wisata berbasis komunitas yang dapat direplikasi oleh desa-desa lain di Kabupaten Luwu. (putri)