PALOPO–Komandan Kodim (Dandim) 1403 Palopo, Letkol Armed Kabit Bintoro Priyambodo menegaskan agar seluruh anggota TNI AD yang ada di Kota Palopo agar menjaga netralitasnya dan tidak terlibat kegiatan politik praktis jelang pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Palopo.
Tak hanya itu, anggota TNI AD senantiasa dituntut profesionalisme sebagai prajurit dalam mengemban tugas sebagai bagian dari komitmen TNI AD untuk menjaga stabilitas dan ketertiban selama proses demokrasi berlangsung.
Penegasan tersebut disampaikan Dandim Palopo saat memimpin apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan PSU Pilkada Kota Palopo, Kamis (16/5/2025) di Lapangan Gaspa Palopo. Apel ini diikuti sebanyak 350 personil Kodim 1403 Palopo.
“Senantiasa jaga netralitas, junjung tinggi profesionalisme prajurit TNI AD selama pelaksanaan PSU Pilkada Palopo,” tegas Dandim Palopo.
Dikatakan, apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan PSU Pilkada Kota Palopo bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan materiil dalam mengamankan PSU Kota Palopo mengingat kompleksitas dan dinamika yang menyertai pelaksanaan PSU, serta untuk mengecek sejauhmana kesiapan aparat komando kewilayahan dalam usaha membantu tugas kepolisian untuk menjaga Kamtibmas dan memberikan rasa aman dan nyaman pada saat pelaksanaan PSU.
Dalam konteks ini, kata Dandim, evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan dan kelayakan sarana prasarana menjadi sangat penting guna menjamin bahwa setiap aspek operasional dapat berjalan dengan optimal.
Dandim Palopo mengatakan, dengan semangat kewilayahan dan semangat gotong royong, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga situasi yang kondusif hingga proses PSU Pilkada Palopo berakhir aman dan damai. “Karena tanggungjawab menjaga keamanan tidak hanya terletak pada aparat keamanan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” pesan Dandim Palopo.
Perwira dengan dua bunga ini menekankan kepada anggotanya untuk melaksanakan tugas pengamanan sesuai prosedur yang berlaku dan adakan monitoring terhadap perkembangan situasi secara terus menerus, baik sebelum, selama maupun setelah pelaksanaan PSU.
“Kita berharap, kegiatan PSU yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2025 nanti dapat berjalan dengan tertib dan aman. Untuk itu, kesempatan yang ada ini hendaknya dimanfaatkan secara maksimal untuk melakukan persiapan, memadukan koordinasi, serta lebih memahami peran dan penguasaan lingkup sektor masing-masing,” pesannya. (nada)

