Konstratani, Percepatan Pembangunan Pertanian Digalakkan di kota Palopo

60
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM — Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Konstratani) dalam rapat team supervisi dan pendampingan pelaksanaan program dan kegiatan utama Kementerian Pertanian, yang dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo, Selasa 9 Juni 2020.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat OlehMW Quiz

Plt. Kadis Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo, Andi Bakhtiar, S.Sos.,M.Si menyampaikan kebanggaannya atas kunjungan Balai Besar Karantina Pertanian Makassar di Kota Palopo.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan Andi Bakhtiar pertanian yang ada di Palopo, pada bulan April-Mei sudah melakukan panen padi, jadi pertengahan bulan Juni sudah mulai penanaman baru.

Lanjutnya, menyampaikan bahwa kedatangan Balai Besar Karantina Pertanian Makassar sehubungan dengan penjabaran Kontstratani bahwa yang sudah dijabarkan 9 BPP atau 9 kecamatan yang ada di Kota Palopo.

ADVERTISEMENT

“Kontstratani yang kaitannya dengan virus Corona bahwa kami diharuskan melakukan percepatan penanaman baik komoditas padi, maupun jagung”.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, Andi PM Yusmanto AM.,SP, MH menyampaikan terkait pendampingan Kontstratani saya melihat Kota Palopo ini sangat terbuka kepada pihak kami. Dan Alhamdulillah dengan adanya koordinasi ke depan kita bisa lebih baik terkait semua program Kemenpan masuk di Kota Palopo.

“Dan sudah di diskusikan tadi dengan beberapa kepala bidang beserta dengan kepala BPP yang ikut terlibat dalam acara ini yang intinya supaya kedepan sehubungan dengan data tidak ada lagi namanya miss data kita baik terkait produksi, luas tanah”, jelasnya.

Sehingga apa yang di bicarakan di Palopo sama dengan apa yang dibicarakan di pusat. Untuk Kontstratani ini sebenarnya bagaimana membuat petani-petani lebih bergairah dengan mengandalkan penyuluh-penyuluh yang ada di lapangan agar lebih hidup kedepannya.

“Dari balai besar karantina sendiri membantu mengekspor produk unggulan yang di miliki oleh daerah. Seperti misalnya jika produk tersebut sudah dalam jumlah yg banyak, kita akan membantu proses persyaratannya untuk di ekspor ke negara lain”.

Dalam rapat tersebut dilaksanakan penyerahan data 9 BPP kepada Balai Besar Karantina Pertanian Makassar yang turut disaksikan oleh Kabid Balai Besar Karantina Pertanian Makassar Hewan dan tumbuhan beserta tim dan Kepala Stasiun Kelas I Parepare, Andi Faisal SP MP.

Usai penyerahan pada kegiatan rapat yang dihadiri pula para Kepala BPP Kota Palopo beserta jajaran Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo. Kemudian Tim Balai Besar Karantina Pertanian Makassar melanjutkan dengan kunjungan ke BPP Bara. (hms/iys)

ADVERTISEMENT