PALOPO–Jelang pelaksaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Palopo, DPW Partai NasDem Sulsel mengeluarkan instruksi tegas kepada legislator dan kader Partai NasDem di Kota Palopo agar solid mendukung dan memenangkan duet DR H. Farid Kasim Judas dan DR Hj Nurhaenih (FKJ-Nur). Usungan Partai NasDem dan partai koalisinya ini wajib dimenangkan legislator dan kader NasDem.
Instruksi DPW Partai NasDem tersebut ditegaskan Sekretaris DPW Partai NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif, yang ditemui di Kompleks Masjid Al-Hamzah, Jl Monginsidi Baru, Makassar, Rabu (26/3/2025) malam lalu.
Bupati Sidrap ini menyebut, ada legislator Partai NasDem di Kota Palopo terang-terangan mendukung pasangan calon lainnya, yang jelas-jelas bukan usungan Partai NasDem. “Ini tidak main-main, kita (NasDem) akan pecat dan dilakukan PAW,” tandas Syaharuddin Alrif.
Jika menyimak pernyataan Syaharuddin Alrif tersebut, legislator Partai NasDem tersebut diduga Abdul Salam. Apalagi, DPD Partai NasDem Kota Palopo telah memproses pengajuan PAW Abdul Salam.



Sebab, pada Pilkada 2024 lalu, Abdul Salam secara terang-terangan mendukung duet Trisal Tahir-Akhmad Syarifuddin Daud. Abdul Salam bahkan terangan memposting foto dan video kedekatannya dengan duet nomor urut 4 tersebut hingga sikap membelotnya dari usungan partai sendiri menuai kecaman dari internal Partai NasDem.
Syaharuddin Alrif menegaskan, setiap kader, baik struktural maupun anggota legislatif, wajib memenangkan pasangan FKJ-Nurhaeni. Dia
menegaskan, kader yang tidak mematuhi instruksi partai akan langsung dipecat.
“Saya sudah sampaikan kepada seluruh kader di Kota Palopo, mulai dari kader biasa hingga anggota dewan, bahwa mereka wajib total mendukung FKJ-Nurhaeni. Siapapun yang tidak patuh, saya akan pecat,” ujar Syahar, yang akrab disapa Syaharuddin Alrif.
Menurutnya, DPW NasDem Sulsel berkomitmen penuh untuk memenangkan FKJ-Nurhaeni dengan mengerahkan seluruh kekuatan partai. “Ini bukan sekadar instruksi, ini perintah partai. Semua kader harus bekerja untuk Farid Kasim Judas,” tegasnya.
Selain itu, Syaharuddin juga menegaskan bahwa partai akan terus memantau kinerja kader di lapangan. Jika ada yang terindikasi membelot atau tidak serius dalam memenangkan FKJ-Nurhaeni, tindakan tegas akan segera diambil. “Siapapun kader yang tidak mendukung Farid-Nurhaeni, pasti saya akan pecat,” tegasnya.
Diketahui, PSU Pilwalkot Palopo dijadwalkan pada Sabtu, 24 Mei 2025. Pertarungan politik diprediksi semakin sengit, terutama setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi Trisal Tahir akibat kasus ijazah palsu.
PSU Pilwalkot Palopo 2025 akan diikuti oleh empat pasangan calon yang siap bertarung memperebutkan kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo. (***)