– Festival Durian Lokal Luwu Utara Digelar 19 Juli 2026
Kabar gembira bagi masyarakat dan para pencinta buah durian di Kabupaten Luwu Utara. Pemerintah setempat akan bersiap menggelar ajang bergengsi bertajuk “Festival Durian Lokal Luwu Utara”. Acara ini akan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026 mendatang, mulai pukul 07.00 hingga 22.00, yang berpusat di Jalur Dua Masamba atau depan Rujab Bupati Luwu Utara.
Festival durian lokal Luwu Utara ini mengusung tema “Dari Kebun ke Panggung, Luwu Utara Unggul, Terkemuka dan Akseleratif”. Targetnya festival ini menjadi panggung apresiasi bagi karya dan hasil bumi petani lokal.
Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim mengajak seluruh masyarakat yang memiliki pohon durian unggulan untuk unjuk gigi dan bersaing dalam ajang festival tersebut. “Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan duriannya, pendaftaran telah dibuka mulai 10 hingga 15 Juli, ayo kita ramaikan kegiatan tersebut,” kata Andi Rahim kepada KORAN SERUYA, Senin (13/7/2026).
Andi Rahim menjelaskan bahwa festival ini digelar sebagai bentuk penghargaan nyata terhadap potensi sumber daya alam lokal. Terlebih, sejak dahulu kala, Luwu Utara memang sudah tersohor sebagai daerah penghasil durian terbaik di wilayah Luwu Raya.
“Berangkat dari history besar tersebut, pemerintah daerah berharap festival durian tahun ini dapat kembali melahirkan bintang baru dari pelosok kebun-kebun warga Lutra,” jelasnya.
Keberhasilan edisi festival sebelumnya terbukti mampu mengangkat pamor komoditas lokal. Dia pun menyinggung pamor durian Pollo Suso. “Dimana kita tahu keberhasilan festival durian sebelumnya telah membawa durian lokal kita, Pollo Suso, menjadi durian yang digemari dan terkenal, serta memiliki harga yang fantastis,” sambung Andi Rahim.
Ia meyakini bahwa bumi Luwu Utara masih menyimpan banyak kekayaan plasma nutfah, khususnya varietas durian lokal unggulan yang selama ini belum terekspos ke publik. Oleh karena itu, festival tahun ini dirancang khusus sebagai panggung pembuktian kualitas buah lokal tersebut.
“Mudah-mudahan dari festival buah durian lokal Luwu Utara ini kita bisa mendapatkan kembali durian-durian lokal premium yang juga nanti akan terkenal, serta diminati oleh para peminat buah durian, baik skala nasional maupun internasional,” harapnya.
Nah, salah satu agenda utama paling dinantikan adalah Kontes Durian Lokal Luwu Utara. Kompetisi ini khusus diperuntukkan bagi para petani durian asli Luwu Utara, dengan syarat pohon durian yang dilombakan harus berada di wilayah Luwu Utara.
Setiap peserta wajib membawa minimal 3 hingga 5 buah durian lokal andalan mereka. Untuk menjaga independensi dan kualitas penilaian, panitia menggandeng tim juri kredibel dan ahli di bidangnya, yaitu komunitas DURIAN TRAVELER.
Tidak tanggung-tanggung, total hadiah sebesar Rp10 juta telah disiapkan panitia khusus bagi para pemenang lomba kontes. Untuk informasi pendaftaran, panitia membuka pendaftaran mulai 10 hingga 15 Juli 2026 dan dapat dilakukan secara daring (online) maupun luring (offline).
Ketua Panitia Festival Durian Lokal Luwu Utara, Akhmad Musafir, mengatakan bahwa festival ini tak hanya menyajikan kontes buah durian lokal saja, tetapi juga menjadi ajang pesta rakyat yang memanjakan mata, lidah, dan pengetahuan. “Panitia juga menyiapkan berbagai rangkaian acara menarik, seperti Pameran Durian Segar dan Bibit Unggul. Di mana pengunjung dapat menikmati langsung durian lokal segar dan berburu bibit durian lokal unggulan Luwu Utara,” jelas Akhmad, Sabtu (11/7/2026), di Masamba.
Yang menarik, kata dia, panitia juga melaksanakan Coaching Clinic Budidaya Durian. Sesi edukasi ini khusus bagi para petani agar lebih memahami cara perawatan durian yang baik dan benar, demi mendongkrak kuantitas buah serta kualitas rasanya.
Pria yang akrab disapa Bang John ini mengatakan bahwa Festival Buah Durian Lokal ini juga akan diisi Senam Kesegaran Jasmani bersama instruktur profesional untuk menambah kemeriahan dan menjaga kebugaran para pengunjung.
Untuk itu, Bang John tak lupa mengajak seluruh masyarakat Luwu Utara untuk ikut menyukseskan dan meramaikan agenda besar ini. “Jadi, jangan lupa datang di acara Festival Durian Luwu Utara. Insya Allah dapat hadiahnya, dapat sehatnya, dan juga dapat rasanya,” ajak Bang John antusias.
Dikatakannya, melalui festival ini, durian lokal Luwu Utara diharapkan bisa makin dikenal sebagai komoditas yang unggul dan terkemuka. “Target besarnya adalah bibit durian lokal Luwu Utara ke depan mampu menguasai perkebunan durian di Pulau Sulawesi hingga tingkat nasional,” ungkap ASN Disporapar ini.
Langkah akseleratif ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Luwu Utara, khususnya kesejahteraan para petani durian setempat.
Jadi, tunggu apa lagi? Bagi Anda yang memiliki pohon durian dengan cita rasa rahasia, tekstur juara, dan aroma yang tiada tanding, jangan lewatkan kesempatan emas ini. Segera daftarkan durian terbaik dari kebun Anda, dan jadilah bagian dari sejarah lahirnya varietas durian premium berikutnya dari Luwu Utara untuk Indonesia dan dunia! (***)

