Anggota TNI Tewas Dikeroyok Pakai Sajam, Sejumlah Saksi Diperiksa

454
Ilustrasi (Istimewa)
ADVERTISEMENT

JAKARTA — Malang nasib yang dialami Sahdi, 23 tahun. Anggota TNI Angkatan Darat (AD) itu tewas usai dikeroyok beberapa orang di Jalan Rusun Muara Batu, Penjaringan, Jakarta Utara.

Para pelaku mengeroyok korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam). “Masih dalam proses lidik,” ujar Kapolsek Penjaringan AKBP Febri Isman Jaya seperti dilansir dari Detikcom, Minggu (16/1/2022).

ADVERTISEMENT

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (16/1/2022) sekira pukul 03.00 WIB. Febri menyebut dalam peristiwa ini juga terdapat seorang warga sipil yang menjadi korban. “Sipil satu orang korban,” kata Febri.

Dia menerangkan, satu warga sipil tersebut kini dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Atmajaya. Febri sendiri belum bisa memastikan berapa pelaku pengeroyokan terhadap Sahdi. “Bukan enam orang,” singkatnya.

Polisi sudah memerikas sejumlah saksi terkait tewasnya seorang anggota TNI-AD. “Sebagian saksi sudah diperiksa,” katanya.

Febri tidak menyebut secara rinci berapa saksi yang sudah diperiksa untuk menyelidiki tewasnya anggota TNI AD tersebut. Dia hanya mengatakan saat ini ada saksi yang masih diperiksa.

“Ini (saksi) masih diperiksa, masih dalam proses lidik,” kata Febri.

Kini polisi masih menyelidiki lebih lanjut kasus tersebut. Febri masih belum membeberkan secara lengkap terkait kronologis pengeroyokan anggota TNI AD tersebut. (***)

ADVERTISEMENT