PALOPO–Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Sangalla’ Utara, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Minggu petang lalu, 2 November 2025. Akibatnya, sebanyak 15 lumbung dan 2 rumah warga rusak.

Hingga Senin pagi, 3 November 2025, warga setempat mulai bergotong royong membenahi rumah dan lumbung yang porak-poranda akibat terjangan angin.

Detik-detik terjadinya angin kencang sempat direkam warga menggunakan kamera ponsel. Dalam rekaman tersebut, terlihat satu per satu lumbung di Tongkonan Karatuan roboh diterjang angin kuat. Warga yang berada di lokasi panik dan berlarian mencari tempat aman.

Selain merusak lumbung, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon yang menimpa beberapa rumah warga. Sejumlah akses jalan sempat tertutup batang pohon yang tumbang, dan kini tengah dibersihkan warga secara gotong royong dengan peralatan seadanya.

Kepala Lembang Saluallo, Ibrahim Adak, mengatakan, saat ini tercatat 15 lumbung yang rusak. “Di sini ada 5, di Kalolok 4, di Lempangan 2, jadi total sekitar 15. Ada juga rumah yang tertimpa pohon dan beberapa bangunan atapnya diterbangkan angin,” katanya.

Menurut Ibrahim, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pemerintah setempat diharapkan segera turun tangan membantu warga yang terdampak bencana angin kencang tersebut. (nada)