– Dilengkapi Aplikasi Aman dan Nyaman

SETELAH sukses beroperasi di Makassar, Medan, dan Yogyakarta, bajaj Maxride resmi memperluas layanan transportasi publiknya ke Kota Palopo mulai bulan Desember 2025. Rupanya, kehadiran bajaj ini disambut positif masyarakat di kota ‘Idaman’ ini.

Kehadiran Maxride di Palopo ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas baru sekaligus berkontribusi nyata dalam menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) kota yang mencapai 7,64% per Agustus 2024, dari total 97,18 ribu angkatan kerja menurut data BPS Kota Palopo.

Peluncuran Maxride di Palopo menjadi langkah strategis dalam membuka akses pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi kelompok pekerja informal. Melalui kemitraan sebagai pengemudi, Maxride memberikan peluang pendapatan yang stabil serta kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup melalui ekosistem transportasi yang modern, aman, dan inklusif.

Selama beroperasi di kota-kota sebelumnya seperti Makassar, Medan, dan Yogyakarta, Maxride telah menyerap ribuan pengemudi aplikasi dan menciptakan sumber penghasilan yang konsisten. Para mitra di tiga kota tersebut bahkan mencatat pendapatan harian hingga ratusan ribu rupiah, menjadikan Maxride salah satu moda transportasi yang memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Di Palopo, Maxride hadir sebagai moda transportasi penghubung (feeder) yang akan memperkuat akses warga menuju berbagai fasilitas mobilitas, seperti terminal bus dalam dan luar kota, titik-titik angkutan umum, serta pusat kegiatan masyarakat. Dengan tarif yang terjangkau dan akses layanan yang mudah, Maxride dirancang untuk menjadi pilihan transportasi publik baru yang aman, nyaman, dan siap menghadapi segala cuaca.

Pemilik Dealer Bajaj Maxride, Kota Palopo Yermia Kiding, 43 Tahun menyatakan bahwa ia ingin memperkenalkan moda transportasi Roda 3 berbasis Aplikasi yang aman, nyaman dan terjangkau kepada semua warga Palopo dan turut serta dalam memperluas manfaat sosial yang dapat di berikan oleh Bajaj Maxride di Kota Palopo.

“Setiap unit Bajaj Maxride dibekali armada modern dengan mesin 4-tak berteknologi DTSI (Double Twin Spark Injection), kabin penumpang luas, ruang kemudi modern, serta area penyimpanan barang tambahan. Seluruh armada juga dilengkapi perangkat audio MP3/Radio dan interior sound yang menambah kenyamanan selama perjalanan,” kata Yermia.

Keunggulan ini, urai dia, membuat Maxride disukai oleh masyarakat di kota-kota sebelumnya—dari anak-anak hingga orang dewasa—untuk aktivitas harian seperti ke pasar, sekolah, kantor, pusat perbelanjaan hingga rumah sakit.

Selain manfaat sosial yang luas, Maxride juga membukapeluang investasi dengan imbal hasil menarik, mencapai hingga 21% per tahun melalui kepemilikan unit Bajaj RE. Banyak investor atau “juragan” di berbagai kota telah merasakan potensi pendapatan hingga Rp2 juta per bulan, menjadikan Maxride sebagai peluang bisnis yang berkelanjutan.

Menariknya, unit Bajaj RE juga dapat digunakan untuk keperluan pribadi karena telah memiliki izin TNKB plat hitam.

“Dengan hadirnya Maxride di Palopo, perusahaan berharap dapat memberikan dampak sosial-ekonomi yang signifikan, memperluas kesempatan kerja, serta menghadirkan solusi transportasi publik yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat. Maxride siap berjalan bersama warga Palopo menuju kota yang lebih produktif, terhubung, dan sejahtera,” kata Yermia.

Bajaj RE Indonesia adalah penyedia solusi transportasi modern yang mengutamakan keberlanjutan dan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan. “Melalui perluasan layanan dan peluang investasi yang inklusif, Bajaj RE Indonesia terus berkomitmen menghadirkan mobilitas ramah lingkungan, membuka lapangan pekerjaan, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di setiap kota tempatnya beroperasi,” katanya. (nada)