PALOPO–PT PLN (Persero) UP3 Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyerahkan bantuan sosial kepada warga Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, yang terindikasi mengalami stunting dan ibu hamil. Walikota Palopo, Hj Naili Trisal bersama jajaran PLN UP3 Palopo turun langsung membagikan bantuan tersebut, hari Selasa, 23 Desember 2025.

Hadir mendampingi Walikota Naili menyalurkan bantuan tersebut, diantaranya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palopo, Samsil, perwakilan dari PLN UP3 Palopo, Camat Wara Timur, Lurah Pontap dan pendamping KB.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dengan makanan bergizi tinggi, seperti susu, kacang hijau, serta uang tunai. Program ini merupakan bagian dari kepedulian Yayasan Baitul Mal (YBM) UP3 Palopo yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Ibu pada 22 Desember 2025.

Ketua YBM PLN UP3 Palopo, Bramanto Suryanto, menjelaskan fokus bantuan kali ini ditujukan kepada warga di Kecamatan Wara Timur karena wilayah ini memiliki angka stunting tertinggi di Kota Palopo. Sebanyak 50 keluarga penerima manfaat (KPM) yang memenuhi kriteria mendapatkan bantuan dari program ini.

“Bantuan dari Yayasan Baitul Mal UP3 Palopo merupakan wujud kepedulian PLN dalam mendukung program pengentasan kemiskinan, khususnya dalam menanggulangi stunting,” katanya.

“PLN berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak yang terindikasi stunting, serta mendukung kesehatan mereka,” lanjut Bramanto Suryanto.

Selain itu, jelas Bramantoi, PLN UP3 Palopo secara rutin menyalurkan bantuan setiap bulan kepada masyarakat kurang mampu, sebagai bagian dari komitmennya untuk membantu pengurangan kemiskinan di berbagai wilayah, termasuk di Kota Palopo.

Sementara itu, Walikota Palopo, Hj Naili Trisal mengapresiasi langkah PLN UP3 Palopo dalam berperan aktif dalam mengatasi masalah stunting di daerahnya. Dia berharap dengan bantuan ini, angka stunting di Palopo dapat menurun dan pada akhirnya dapat diberantas sepenuhnya. “Peran serta berbagai pihak, termasuk PLN, sangat penting dalam mewujudkan target Palopo zero stunting,” kata Walikota Naili.

Dikatakan Walikota Naili, dengan adanya dukungan dari Yayasan Baitul Mal UP3 Palopo, diharapkan masyarakat Kota Palopo, khususnya yang tinggal di wilayah-wilayah dengan prevalensi stunting tinggi, dapat terus memperoleh perhatian dan bantuan untuk mencegah dan menanggulangi masalah gizi buruk di masa depan. (nada)