Banyak Wanita Kehilangan Pasangan yang Menyedihkan, Hari Janda Diperingati 23 Juni… Ini Sejarahnya

14
ILUSTRASI
ADVERTISEMENT

PALOPO–Setiap tahun pada tanggal 23 Juni, dunia memperingati Hari Janda Internasional atau International Widows Day 2024. Peringatan ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 21 Desember 2010.

Asal usulnya saat Rajinder Loomba, anggota House of Lords di Inggris, mendirikan Loomba Foundation. Tujuannya yaitu menangani masalah yang dihadapi seorang perempuan selama jadi janda. Yayasan Loomba lantas mengajukan gagasan soal perayaan Hari Janda Internasional pada 23 Juni 2005.

ADVERTISEMENT

Tanggal itu diajukan karena di tanggal yang sama pada saat dirinya berumur 10 tahun, Raj Loomba harus kehilangan ayahnya dan menyaksikan ibunya berjuang seorang diri untuk memastikan kebutuhannya terpenuhi.

Selama peringatan ini, berbagai kegiatan diadakan untuk menyuarakan kepentingan janda. Termasuk konferensi, lokakarya, seminar, diskusi panel, dan kampanye kesadaran.

ADVERTISEMENT

Selain itu, peringatan ini juga merupakan kesempatan bagi pemerintah untuk mengkaji kebijakan yang mendukung perlindungan dan kesejahteraan janda.

Banyak perempuan di seluruh dunia, kehilangan pasangan yang menyedihkan. Diperparah lagi perjuangan jangka panjang untuk hak-hak dasar dan martabat.

Menurut data, terdapat lebih dari 258 juta janda di seluruh dunia. Secara historis, para janda tidak terlihat, tidak didukung, dan tak diukur dalam masyarakat.

Untuk itu, peringatan Hari Janda Internasional penting bagi kita semua untuk mengakui dan menghormati peran dan kontribusi janda dalam masyarakat. (***)

ADVERTISEMENT