Begini Persiapan Panpel Sepak Bola Luwu Raya Cup Palopo 2022

220
Persiapan rapat panitia pelaksana.
ADVERTISEMENT

PALOPO – Panitia Pelaksana Luwu Raya Cup semakin mematangkan persiapan sebelum opening ceremony yang dijadwalkan dibuka legislator PKB yang juga inisiator turnamen bergengsi ini pada Kamis 26 Mei 2022 mendatang.

Dalam rapat internal Panpel Luwu Raya Cup, Kamis sore 5 Mei 2022, bertempat di Kedai Komunitas Radio Acca di Jalan Guttu Patalo Wara, Kota Palopo, terungkap jika tim yang akan bertarung nanti mengalami perubahan format kompetisi, dimana 24 Tim tersebut akan menjalani fase penyisihan di daerah masing-masing di Luwu Raya, yakni di Belopa Luwu, Masamba Luwu Utara, Malili Luwu Timur dan Palopo sendiri.

ADVERTISEMENT

Ketua Askot PSSI Palopo, dr Abdul Syukur Kuddus (ASK), yang memimpin jalannya rapat Panpel tersebut, kepada sejumlah awak media menyampaikan, jika turnamen dengan total hadiah puluhan juta rupiah tersebut akan dibuat lebih semarak dengan mempertimbangkan kemampuan klub di tiap daerah untuk memaksimalkan timnya mengikuti ajang tersebut.

“Kemampuan (finansial) tiap klub untuk datang berkompetisi di kota Palopo menjadi pertimbangan tersendiri bapak Irwan Hamid. Sebab tim dari daerah tentu harus mengeluarkan budget untuk transportasi, penginapan, makan, dan lain sebagainya. Sehingga yang tadinya fase penyisihan grup hingga babak final rencananya digelar di kota Palopo, akan kami ubah menjadi penyisihan di daerah masing-masing. Nanti tiap daerah memberikan 2 tim terbaiknya hasil penyisihan grup tadi, yakni juara dan runner up grup untuk menuju fase 8 Besar di Kota Palopo,” terang dr Abdul Syukur Kuddus.

ADVERTISEMENT

Namun, masih kata Ketua Askot PSSI Palopo itu, opsi ini masih akan terus dibahas dan dimatangkan terlebih dahulu. “Karena konsekwensinya berimplikasi pada masalah budgeting Panpel. Tetapi kami optimis, opsi itu lebih realistis dan bisa membuat turnamen ini makin menarik, karena semua Pengda atau Askab PSSI (baca: panitia lokal) yang ada di 4 Kab/Kota ikut terlibat,” sebut ASK.

“Jadi serentak misalnya tanggal 26 Mei di 4 Kab/Kota termasuk di Palopo. Nanti juara dan runner upnya masuk dalam fase 8 Besar yang digelar di Stadion La Galigo. Sehingga bukan saja panitia lokal dan klub lokal terlibat, tetapi juga wasit lokal. Sehingga semua elemen masyarakat Wija To Luwu terakomodir dalam perhelatan ini,” tambah dokter Syukur.

Sementara itu, Sekum Askot PSSI Palopo, Herianto menambahkan, rencananya, perubahan format ini akan disosialisasikan dan dikomunikasikan dengan masing-masing Askab PSSI se Luwu Raya. “Rencananya, nanti kami akan sampaikan rencana perubahan ini kepada masing-masing klub peserta dan Askab Luwu, Lutim dan Lutra untuk kita berkoordinasi dan bekerjsama agar event ini bisa terlaksana dengan baik,” imbuh Herianto yang diamini Wakil Ketua Askot PSSI Palopo yang juga Ketua Panitia Disiplin turnamen, DR Bahktiar.

Diketahui, perhelatan Luwu Raya Cup ini sedianya diikuti 24 tim dan dibagi dalam 8 grup dan dimainkan di Kota Palopo saja.

Namun belakangan, Irwan Hamid selaku inisiator kegiatan usai melakukan rapat tertutup beberapa waktu lalu, memberi masukan ke pihak Panpel agar atmosfir dan euforia turnamen bergengsi ini bisa juga dirasakan di semua ibukota kabupaten se Luwu Raya, tidak hanya di kota Palopo saja.

“Kita selain ingin mencari bibit-bibit muda berbakat, tentu ingin menggerakkan potensi ekonomi kerakyatan di tiap daerah. Jadi mungkin bagus untuk jadi pertimbangan, jika 4 Kab/Kota se Tana Luwu ini bersinergi dan tim terbaik nanti (8 Besar) yang akan kembali bertarung di Kota Palopo untuk memperebutkan Tropi dan gelar juara di turnamen Luwu Raya Cup 2022 tahun ini,” pungkas legislator DPRD Sulsel itu beberapa waktu lalu.

Turut hadir dalam rapat panitia pelaksana turnamen Luwu Raya Cup ini, Sekretaris Panpel Isnul Arridha, pemerhati olahraga sepak bola  Palopo yang juga akademisi Suparni Sampetan, Wakil Ketua Askot PSSI Palopo DR Bahktiar, Sekum Askot PSSI Palopo Herianto, perwakilan perangkat pertandingan, serta Anggota Panpel lainnya dari Komunitas Radio Acca, termasuk Muhajir Ahmad Bidang Pertandingan, dan Iccank media officer Askot PSSI. (Andri)

ADVERTISEMENT