Berada di Tanggal Tua, Ini Tips Mengatur Perencanaan Keuangan Supaya Tidak Selalu Kering di Akhir Bulan

90
ADVERTISEMENT

PALOPO–Hari Senin esok kita sudah masuk di tanggal 25 di bulan Januari 2021, atau kata orang, tanggal yang masuk kategori tanggal tua, tanggal penuh penderitaan bagi karyawan dengan gaji pas-pasan.

Mengutip laman smallbusiness.chron.com, berikut sejumlah cara mengatur keuangan di tanggal tua, yang dipersembahkan oleh Seruya Motivasi.

ADVERTISEMENT

Ada beberapa strategi yang bisa Anda coba agar tidak merana di akhir bulan, seperti pekan-pekan ini:

1. Sisihkan uang setiap hari

ADVERTISEMENT

Percaya dengan ungkapan “sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit”? Nah, Anda bisa mencobanya. Sisihkan uang setiap hari, besarannya bebas. Mau Rp5.000 atau Rp10.000. Simpan di amplop, dompet, celengan, atau mungkin botol. Upayakan lakukan hal ini setiap hari. Saat menjelang akhir bulan, berapa pun jumlah uang yang terkumpul, akan membantu Anda bertahan sambil menunggu gajian. Lumayan kan, jika punya simpanan beberapa ratus ribu rupiah yang bisa diandalkan saat tanggal tua?

Jika akhir bulan keuangan Anda masih aman, biarkan saja uang tabungan ini, jangan diutak-atik. Siapa tahu bisa menjadi penyelamat Anda di bukan berikutnya.

2. Irit, bukan pelit

Mulailah belajar irit. Tetapi, irit bukan berarti pelit ya. Strategi irit ini juga berkaitan dengan pengelolaan keuangan. Misalnya, kurang-kurangi belanja online barang yang tak diperlukan. Atau, biasakan membawa bekal setiap hari agar pengeluaran untuk jajan bisa dikurangi. Tahan keinginan berbelanja saat midnight sale Ramadan. Bukan berarti tak jajan sama sekali, tetapi jika bujetnya bisa dikurangi, kenapa tidak? Sisihkan uang yang bisa Anda hemat sebagai dana darurat, yakni tabungan khusus untuk kebutuhan mendesak.

3. Jangan bergantung pada satu “keran”
Ada yang bilang, jika ingin tenang, jangan hanya mengandalkan sumber keuangan dari satu keran, alias satu sumber. Jangan hanya mengandalkan gaji, misalnya. Jajaki pekerjaan atau bisnis sampingan selain pekerjaan utama.

Dengan demikian, jika yang satu tak mengalir deras, masih ada keran lainnya yang mengucur. Banyak celah yang bisa dimanfaatkan. Misalnya, berbisnis online. Bagi Anda yang punya kemampuan atau hobi menggambar, desain, dan lain-lain, cobalah menawarkannya secara profesional. Pemasukan dari hobi ini bisa menjadi keran kedua bagi Anda.

4. Hindari utang

Jangan sampai berutang dalam kondisi terdesak. Karena berutang akan menambah beban keuangan Anda di kemudian hari. Bagaimana mengantisipasinya? Anda sudah mulai harus berpikir untuk berinvestasi yang bisa Anda cairkan sewaktu-waktu saat membutuhkannya. Salah satu pilihan yang bisa Anda jajaki adalah reksa dana. Keuntungan yang didapatkan bisa lebih besar daripada deposito, dan jika mengikutinya hingga jatuh tempo, Anda akan mendapatkan imbal balik hingga 100%.

5. Seleksi barang bekas, jual di bazaar

Punya pakaian, tas, sepatu, hasil belanja impulsif? Mulai seleksi deh. Pilih yang oke dan masih layak pakai, kemudian jual di bazaar. Hasil penjualannya bisa Anda jadikan penolong di akhir bulan. Tak susah kok jika ingin ikut bazaar. Anda cukup mendaftarkan diri pada pengelola dan membayar sejumlah biaya seperti sewa booth. Ada juga bazaar yang menetapkan sistem bagi hasil bagi tenant yang berjualan di acara tersebut. Jika tak mau repot, dari sekarang seleksi barang Anda, apapun itu, lalu titipkan di secondhand store yang mulai banyak bermunculan di berbagai kota.

6. Hindari membeli mendadak

Siapa sih yang nggak suka barang diskon atau promo. Misal beli satu dapat satu, tentu ini menggiurkan ya, Bund.

Padahal mungkin barang promo tersebut tidak sedang Anda butuhkan lho! Mom harus bijak dan bisa mengontrol diri untuk tidak membeli menandakan karena harga lebih murah.

Mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu barang yang Anda rasa belum butuhkan adalah sebuah pemborosan yang berujung pada penyesalan ketika melihat semakin tipisnya isi dompet sebelum gajian tiba.

7. Bawa uang secukupnya

Usahakan untuk tidak membawa uang tunai secara berlebihan. Alasannya simpel saja, karena semakin banyak uang di dompet semakin besar godaan yang Anda dapatkan untuk segera menghabiskannya.

Tapi berbeda ketika melihat uang di dompet yang pas-pasan, tentu Anda pasti akan berpikir dua kali untuk mengeluarkannya.

Jadi mulai saat ini bawalah uang tunai secukupnya hanya untuk kebutuhan makan dan transportasi kamu.

Selain membawa uang tunai secukupnya, pastikan juga uang elektronik yang Mom miliki juga tidak berlebihan. Sebab, kalau uang non tunai besar itu juga bisa menjadi godaan untuk Mom belanja uang padahal tanggal tua masih jauh di depan mata.

Dengan tujuh cara mengatur keuangan di tanggal tua ini, semoga bulan depan tak meringis lagi di tanggal tua, ya bund….!

(iys)

ADVERTISEMENT