PALOPO — Perumda Tirta Mangkaluku (Perumda TM) Palopo menerima anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air sebesar Rp24 miliar lebih. Dari total anggaran tersebut, nilai yang sudah terkontrak sebesar Rp20,4 miliar lebih.

Kucuran dana tersebut berkat upaya Walikota Palopo, Hj Naili Trisal melobi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Komisi V DPR RI.

Perjuangan Walikota Naili tersebut bersambut melalui Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras yang turut memperjuangkan sehingga Perumda TM Palopo mendapatkan bantuan dana APBN tahun anggaran 2026.

Dana sebesar itu akan digunakan untuk rehabilitasi jaringan air baku Battang Bambalu di Jalan Poros Palopo-Toraja KM 15-18, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo. Titik krusial pekerjaan berada sepanjang 3,1 KM.

Selain penggantian pipa PVC ke pipa GIP, pekerjaan juga mencakup perbaikan lantai bendung intake air baku. Pengerjaan ditargetkan dimulai dalam waktu dekat dan selesai Desember 2026.

Walikota Palopo, Hj Naili Trisal menyampaikan ucapan terima kasih kepada Andi Iwan Darmawan Aras yang ikut membantu Pemkot Palopo di Senayan, sehingga Perumda TM Palopo mendapatkan anggaran yang cukup.besar.

Diketahui, Perumda TM Palopo mengadakan sosialisasi sosialisasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi rehabilitasi jaringan air baku Battang Bambalu Tahun Anggaran 2026 di Kantor Perumda TM, Rabu 8 Juli 2026.

PPK Penyediaan Air Baku III Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Andi Asnaeni, mengatakan kendala utama pengerjaan adalah karena pipa eksisting berada di bahu jalan. Sementara kondisi bahu jalan sangat sempit, naik-turun dan berkelok-kelok.

“Selama pengerjaan dipastikan akan ada gangguan lalu lintas. Karena itu, kami melakukan sosialisasi bersama Forkopimda dan stakeholder terkait untuk membantu kelancaran pelaksanaan. Meski begitu, kami akan berupaya meminimalkan hambatan yang ada,” kata Andi.

Sementara itu, Plt Direktur Perumda TM Kota Palopo, Zulkifli Halid, mengatakan anggaran besar dari Kementerian ini merupakan anugerah bagi Kota Palopo. Apalagi di tengah TKD yang dipotong pusat, Pemkot belum mampu membiayai proyek sebesar ini dengan kapasitas keuangan daerah.

“Setelah penggantian pipa air baku ini, IPAM di daerah Battang dan Battang Barat bisa menyuplai dan berfungsi secara optimal. Sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terakomodir secara maksimal,” ujar Zulkifli.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Walikota Palopo, Hj Naili Trisal, dan Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin yang telah bersinergi dengan Kementerian sehingga anggaran ini bisa didapatkan. (nada)