Bikin Terharu, Sang Anak Rela Menggendong Ibunya Usai Salat Idul Fitri Kemudian Ziarah Kubur Hingga Pulang ke Rumah Jalan Kaki

1533
ADVERTISEMENT

PALOPO–Sungguh mulia sikap yang ditunjukkan oleh sang anak yang memperlihatkan kepedulian dan baktinya kepada sang bunda, saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Kota Palopo, Kamis 13 Mei 2012.

Betapa tidak. Sang anak terlihat rela menggendong ibundanya dari rumah menuju ke tempat salat Idul Fitri di Lapangan Kodim di Salobulo, kemudian dari lapangan usai salat Ied, dilanjutkan dengan ziarah ke Kuburan Islam Salobulo, yang tak jauh dari tempat pelaksanaan salat ied.

ADVERTISEMENT

Junaid (51) nama sang anak, sedangkan sang Ibu bernama Lidja, yang telah berusia 102 tahun. Junaid adalah anak bungsu dari 8 bersaudara, berstatus PNS di Pemkot Palopo.

Junaid, kepada Koran Seruya menuturkan, jika dirinya merasa bersyukur ke hadirat Allah Subhanawata’ala, karena di hari kemenangan yang mubarak ini, dirinya dan keluarga besarnya masih dapat merayakan Idul Fitri dengan Ibunda tercintanya serta sanak keluarga yang lain.

ADVERTISEMENT

“Alhamdulillah, karena Tuhan masih beri kami kesempatan untuk bisa sama-sama merayakan Idul Fitri, meskipun Ibunda saya sudah sepuh, umurnya sudah 102 tahun tapi Allah masih berkenan untuk kami sama-sama berlebaran, salat ied dan sekaligus ziarah kubur tadi di makam Almarhum ayahanda kami,” ucap Oga sapaan akrabnya, Kamis (13/5).

Ia juga bercerita jika sang ayah, Gely, yang pensiunan pegawai tata usaha di SPG, sekolah pendidikan guru saat masih di Jalan B. Terpedo (sekarang kantor Gabungan Dinas) sudah 38 tahun lebih wafat, meninggalkan dirinya dan ibunda tercintanya.

ADVERTISEMENT

“Saat itu saya masih kelas 2 SD, masih kecil, jadi satu-satunya orangtua sisa ibunda saya, sehingga saya sangat bersyukur tahun ini masih bisa melihat ibunda meskipun sudah sangat sepuh,” pungkasnya.

Dari pantauan redaksi Koran Seruya, jarak tempuh manakala sang anak menggendong ibunya memang tidak terlalu jauh, yakni hanya 500 meter, atau 1 Km (pulang-pergi) namun sikap dan budi baik sang anak tersebut menjadi pusat perhatian warga setempat.

Dari momen unik ini, tak sedikit warga setempat yang ikut menitikkan air matanya, dan mendoakan agar sang ibu dan anak diganjar pahala berlimpah dari Allah Swt serta memperoleh keberkahan hidup. Aamiiin Ya Rabbal Alamiiiin

Intip videonya DISINI

Naskah/editor: Iccank Razcal

(*)    

 

ADVERTISEMENT