PALOPO–Direktur Politeknik Palopo, H. Kemal Eden Malinta menawarkan program magang kerja di kapal pesiar bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, yang berniat melanjutkan pendidikan di Politeknik Palopo. Sebanyak 200 kuota disiapkan kampus ini bagi mahasiswa Politeknik Palopo program studi Pengelolaan Perhotelan.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan kuota 200 mahasiswa program studi Pengelolaan Perhotelan untuk magang di kapal pesiar. Kuota ini dari kerjasama Politeknik Palopo dengan PT Quantum Marina Global,” kata Kemal Eden.
Dikatakan, pihaknya bekerjasama dengan PT Quantum Marina Global untuk menyiapkan lulusannya langsung bekerja di kapal pesiar. “Wujud kerja sama ini, yakni mahasiswa Program Studi Pengelolaan Perhotelan akan dikirim magang ke luar negeri, tepatnya ke Malaysia dan Thailand,” katanya.
“Sistemnya cepat, Semester 1 mahasiswa belajar di kampus. Masuk semester 2, mereka sudah langsung magang ke luar negeri lewat agen rekanan ini,” lanjut Kemal Eden.
Propgram kerjasama Politeknik Palopo dengan PT Quantum Marina Global, memudahkan mahasiswa magang di kapal pesiar. Sebab, dari MoU kedua belah pihak, disepakati ada program dana talangan untuk memudahkan keberangkatan mahasiswa.
“Mahasiswa cukup menyiapkan paspor. Biaya lainnya ditanggung agen. Nantinya, biaya itu akan dipotong otomatis setelah mahasiswa menerima gaji dari hasil magang,” katanya.
Setelah magang 1 tahun, PT Quantum Marina Global juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk langsung bergabung bekerja di kapal pesiar yang sudah bermitra dengan agen tersebut. “Politeknik Palopo mendapat kuota 200 orang setiap tahun untuk diberangkatkan ke luar negeri,” katanya.
Dengan sistem pendidikan vokasi yang 80% praktek kerja, mahasiswa bisa kuliah sambil bekerja dan sudah berpenghasilan sejak kuliah. Targetnya, mahasiswa Pengelolaan Perhotelan di tahun kedua atau ketiga sudah bisa join di kapal pesiar.
Soal tugas akhir juga dipermudah. Mahasiswa yang akan lulus tidak dibebankan skripsi. Cukup membuat laporan magang yang kemudian dipresentasikan di depan dosen.
Kemal Eden mengajak lulusan SMA/SMK, khususnya jurusan perhotelan, kuliner, dan pariwisata, untuk bergabung di Politeknik Palopo. “Di sini bisa kuliah sambil bekerja dan berpenghasilan,” katanya.
Biaya kuliah juga dibuat terjangkau untuk semua kalangan. Politeknik Palopo berkomitmen membantu anak muda di Tanah Luwu memiliki skill di bidang perhotelan, akuntansi perpajakan, nautika, dan teknika.
Hasilnya sudah terbukti. Dari dua angkatan alumni program Nautika dan Teknika, tidak ada yang menganggur. Semua sudah bekerja sebagai perwira kelas tiga di atas kapal dengan gaji dan posisi yang jelas. (nada)

