PALOPO–Suasana di Jalan Y. Tando, Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak beberapa hari terakhir, warga di kawasan tersebut kompak bergotong royong membangun pohon Natal raksasa secara berkelompok sebagai bagian dari persiapan menyambut perayaan Natal 2025.
Koordinator Kelompok 16 Kelurahan Pattene, Yunus Mapandin, menyebut pembangunan pohon Natal ini merupakan yang pertama kali dilakukan. Hal itu membuat antusiasme warga memuncak, mulai dari orang tua hingga pemuda setempat turun tangan membantu.
“Karena baru pertama, semangatnya luar biasa. Semua bahu-membahu, ada yang bikin kerangka, ada yang pasang lampu dan hiasan. Dananya sekitar Rp3 juta rupiah, murni swadaya masyarakat,” jelas Yunus dengan penuh bangga.
Pohon Natal tersebut dibangun dari kerangka berbentuk kerucut yang menjulang ke atas. Setelah berdiri kokoh, warga menghiasnya dengan berbagai aksesoris Natal seperti pampam, lonceng, lampu tumbler, serta bintang besar yang ditempatkan di puncak. Sentuhan unik lainnya adalah pemasangan pagar bambu kuning di sekeliling pohon serta tambahan bunga-bunga hidup dalam pot yang membuat tampilannya semakin meriah dan estetik.
Instruksi pembangunan ini merupakan imbauan dari pengurus Gereja Jemaat Maranatha Pattene, yang mendorong setiap kelompok masyarakat untuk membuat dekorasi Natal di lingkungannya.
“Proses pengerjaan pohon Natal diperkirakan memakan waktu 2 hingga 3 hari. Setelah perayaan usai, dekorasi akan dibongkar pada awal tahun 2026. Meski demikian, warga berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi baru yang terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang,” kata Yunus.
“Yang penting bukan hanya pohonnya, tapi kebersamaan yang tercipta. Suasananya jadi lebih hangat menyambut Natal,” lanjutnya.
Dengan semangat gotong royong ini, Jalan Y. Tando kini tak hanya bersinar oleh lampu Natal, tetapi juga oleh kekompakan warganya. (nada)

