PALOPO–Universitas Kurnia Jaya Persada (UKJP) Palopo, Sulawesi Selatan, kembali mencatatkan prestasi akademik melalui mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan. Nurfa, mahasiswa S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan UKJP Palopo, berhasil menyelesaikan skripsinya yang berjudul ‘Pengaruh Slow Deep Breathing terhadap Tekanan Darah Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Utara Kota.’

Penelitian yang dilakukan mengkaji efektivitas Slow Deep Breathing (SDB) sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk membantu mengontrol tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Terapi ini dikenal sebagai teknik pernapasan sederhana yang dapat membantu meningkatkan relaksasi, menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis, serta berkontribusi terhadap pengendalian tekanan darah apabila dilakukan secara rutin.

Tidak berhenti pada penyusunan laporan penelitian, Nurfa juga berhasil mengembangkan luaran penelitian yang aplikatif berupa media edukasi berbentuk banner berjudul “Slow Deep Breathing: Terapi Napas Dalam untuk Membantu Mengontrol Tekanan Darah.”

Banner tersebut disusun berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan dirancang sebagai media promosi kesehatan yang mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya kelompok lansia dan keluarga. Media edukasi ini telah diserahkan kepada Puskesmas Wara Utara Kota sebagai sarana edukasi bagi tenaga kesehatan dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

Prestasi tersebut semakin membanggakan karena banner edukasi hasil penelitian Nurfa telah terdaftar dan memperoleh Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Capaian ini menunjukkan bahwa penelitian mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya ilmiah untuk memenuhi syarat akademik, tetapi juga menghasilkan inovasi yang memiliki nilai kebaruan, manfaat praktis, serta memperoleh perlindungan hukum atas karya intelektual yang dihasilkan.

Selama proses penelitian hingga penyusunan skripsi, Nurfa mendapatkan bimbingan dari Ns. Rezkiyah Hoesny, S.Kep., M.Kep. selaku pembimbing pertama dan Ns. Cheristina, S.Kep., M.Kep. selaku pembimbing kedua. Keduanya secara konsisten mendorong mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya selesai secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Ns. Rezkiyah Hoesny, S.Kep., M.Kep., penelitian mahasiswa seharusnya mampu melampaui sekadar pemenuhan syarat kelulusan.

“Kami selalu mendorong mahasiswa agar setiap penelitian memiliki luaran yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat maupun fasilitas pelayanan kesehatan. Banner edukasi ini merupakan bentuk hilirisasi hasil penelitian sehingga temuan ilmiah tidak berhenti di perpustakaan, tetapi benar-benar menjadi media edukasi yang dapat digunakan oleh tenaga kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengendalian hipertensi,” katanya.

Dikatakan Rezkiyah, diperolehnya Sertifikat HKI merupakan bukti bahwa mahasiswa memiliki potensi besar dalam menghasilkan karya inovatif yang layak diapresiasi dan dilindungi. Ke depan, Program Studi S1 Keperawatan UKJP akan terus mendorong setiap penelitian mahasiswa agar menghasilkan luaran yang lebih beragam, seperti media edukasi, modul, buku saku, video edukasi, maupun publikasi ilmiah.

Keberhasilan Nurfa menjadi representasi komitmen Program Studi S1 Keperawatan UKJP Palopo dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada inovasi, penelitian terapan, serta pengabdian kepada masyarakat. Penelitian yang dilakukan tidak hanya memperkaya khasanah ilmu keperawatan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung upaya promotif dan preventif di pelayanan kesehatan primer. (putri)