PALOPO–Hari pertama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palopo mengundang banyak reaksi dari peserta didik yang merasakan langsung manfaat dari program ini. Sebagian siswa mengaku puas karena porsi makanannya sudah cukup dan rasanya enak.

Namun, ada pula yang menyampaikan masukan, seperti nasi dan ayam yang dianggap kurang, ayam yang kebanyakan tulang dari dagingnya, serta sayur kacang panjang yang diharapkan bisa diganti dengan kentang.

Seperti yang disampaikan siswa kelas 5 SDN 29 Songka, Zalfa Aira Laila. Ia mengatakan bersyukur bisa menerima manfaat MBG dengan cita rasa yang enak. Namun menurutnya, nasi dan buah yang ia bersama teman-temannya kurang banyak. “Termasuk ayamnya kurang daging, kebanyakan tulang. Tambah daging ayamnya,” kata Zalfa.

Dari sekian banyak tanggapan, ada satu cerita yang cukup menyayat hati datang dari seorang siswa kelas dua SDN 29 Songka atas nama Muhammad Hafiz.

Ia dengan polos mengatakan akan membawa pulang susu yang diperolehnya dari program MBG untuk diberikan kepada adiknya di rumah, karena sudah lama adiknya tidak merasakan susu. “Susu saya bawa pulang rumah untuk adik,” kata Hafiz.

Cerita sederhana itu menunjukkan betapa program MBG tidak hanya bermanfaat bagi peserta didik di sekolah, tetapi juga mampu menyentuh kondisi sosial keluarga mereka. Dengan berbagai masukan dan kisah yang muncul, pelaksanaan MBG di Palopo diharapkan dapat terus dievaluasi agar manfaatnya semakin optimal bagi para siswa. (nada)