PALOPO–Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Rachmad, mengatakan, masalah over kapasitas Temapt Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, telah tertangani. TPA tersebut kini tidak lagi mengalami over kapasitas setelah pihaknya menerapkan teknik sanitary landfill.

“Alhamdulillah, berkat penerapan teknik sanitary landfill, TPA Mancani sudah mampu menampung produksi sampah dari dalam kota,” kata Rachmad, disela-sela mendampingi Walikota Palopo, Hj Naili Trisal, meninjau TPA Mancani, Kamis (30/7/2026).

Teknik sanitary landfill, jelas Rachmad, yakni teknik memadatkan sampah dan meratakan dengan lapisan tanah, hingga sampah yang tadinya menggunung dapat dipress 15 sampai 20 Cm. “Metode ini cukup efektif mencegah terjadinya over kapasitas di TPA Mancani,” ucap Rachmad.

Selain mengurangi kepadatan sampah, DLH-P Palopo juga meminimalisir dampak pencemaran lingkungan di sekitar TPA Mancani dengan membuat sistem pembuangan air lindi ke dalam kolam yang dilapisi membran dengan tujuan air lindi tak mencemari lingkungan.

Tantangan DLH-P ke depan, kata Rachmad, yaitu mengedukasi masyarakat agar mereka mampu memilah sampah sebelum diangkut ke TPA. Masyarakat terus diajarkan memilah sampah padat dan sampah basah, agar memudahkan petugas kebersihan mengangkut residu menuju TPA.

“Pemilahan sampah secara tepat, sangat membantu Satgas DLH-P mengevakuasi sampah dalam kota menuju TPA yang jadwal pengangkutannya mobile setiap hari,” kunci Rachmad yang kerap memimpin langsung pasukannya mengawasi pengangkutan sampah di lokasi penjemputan. (***)