MASAMBA–Ketua DPRD Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, Husain menyatakan dukungannya terkait program cetak sawah rakyat atau CSR di daerah Lutra. Hanya saja, dia mengingatkan agar program cetak sawah rakyat tersebut dilaksanakan sesuai petunjuk teknis (Juknis) dan perbaiki tata kelolanya agar tidak ada masalah yang muncul di kemudian hari.
“Pada prinsipnya, program ini (cetak sawah rakyat) sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama petani. Kami mendukung di DPRD. Hanya perlu dilaksanakan sesuai Juknis,” tegas Husain di Masamba, Senin (22/6/2026).
Menurut Husain, program cetak sawah rakyat atau CSR sebagai salah satu upaya strategis pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian pangan di daerah. “Tetapi pelaksanaan CSR di lapangan perlu terus dievaluasi dan diawasi agar berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan,” katanya.
Dia menyebut, dalam pelaksanaan program CSR ini, ditemukan ada yang bermasalah di beberapa daerah untuk tahap 1, seperti di Kecamatan Malangke, tepatnya di Desa Wara dan Lawewe.
“DPRD Luwu Utara memiliki kepentingan untuk mengawal pelaksanaan program CSR agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan. Dan untuk tahap 2 sudah berjalan sesuai juknis dan memberikan hasil yang baik,” kata legislator Partai Golkar ini.
Untuk tahap 3 dan 4, kata Husain, sedang berjalan. “Kami akan terus mengawasi program CSR untuk tahap 3 dan 4 yang masih berjalan. DPRD berkepentingan untuk mengawal serta memastikan itu betul-betul sesuai dengan juknis,” katanya.
Ditegas Husain, pihaknya di parlemen sangat mendukung Program CSR karena bertujuan menjaga swasembada pangan agar tetap berlanjut. Program ini juga bertujuan mewujudkan kemandirian pangan di daerah. “Namun tata kelolanya harus dievaluasi untuk perbaikan dan keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Husain juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutra yang memiliki perhatian besar terhadap pelaksanaan program CSR. “Kami mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Lutra, dalam hal ini Bupati Lutra yang sangat concern dan responsif terkait program CSR ini, disertai harapan agar memastikan betul kesiapan dari calon penerima manfaat untuk menghindari persoalan yang berpotensi terjadi di lapangan,” pungkas Husain,” katanya. (***)

