FKJ Beri Pembekalan ke 132 Peserta dalam Pembukaan Diklatsar CPNS Lingkup Pemkot Palopo

165
ADVERTISEMENT

PALOPO–Pembukaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Palopo Bekerja Sama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2021 di Ruang Pertemuan Ratona, Selasa 29 Juni 2021.

Kepala BKPSDM Farid Kasim Judas,SH.M.Si.,MH, melaporkan bahwa jumlah Diklatsar sebanyak 132 orang, terdiri dari 39 laki-laki dan 93 perempuan terdiri atas 11 orang golongan III/ b, 75 orang golongan III/a 44 orang golongan II/c sejumlah 2 orang, golongan II/ a yang berasal dari 44 unit kerja yang ada dalam Lingkup Pemerintah Kota Palopo, waktu dan tempat pelaksanaan Diklatsar CPNS kota Palopo bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021, dilaksanakan dari tanggal 29 Juni sampai dengan 11 November tahun 2021.

ADVERTISEMENT

“Peserta sebanyak 132 orang ini telah mengikuti pradiklat selama 10 hari kita bekerja sama dengan TNI dan kurang lebih 7 hari kita telah melaksanakan PBB dan pelatihan kesempatan lainnya.”

“Sasaran pelatihan dasar CPNS, untuk mewujudkan CPNS yang memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarakat yang baik guna terwujudnya PNS, yang dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat”

ADVERTISEMENT

Pada Kesempatan ini Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan Drs.H. Asri Sahrun Said menyampaikan sambutannya, “Kepada peserta saya mengucapkan selamat datang kalian sudah melampaui beberapa tahapan proses dan saya yakin yang hadir di sini adalah putra putri terbaik kota Palopo, karena kalian diterima dengan seleksi yang cukup ketat dengan model Tes CAT.

Saya berharap 132 orang yang masuk Latsar nanti keluar menjadi 132 plus yakni karakternya semakin baik dan pemahaman tugas dan pokoknya semakin baik ,dan saya berpesan bahwa PNS adalah sebuah pilihan menjadi siap.

ADVERTISEMENT

Pelaksanaan kegiatan Latsar ini kita laksanakan dengan ketat, dan proses perizinan sangat ketat, sehingga tentunya kita bersama-sama menjaga protokol kesehatan yang ketat pula, kami di Sulawesi Selatan, selaku lembaga yang bertanggung jawab atas kegiatan diklat, yaitu diwanti-wanti bahkan perizinan kegiatan diklat, bahkan kegiatan Bimtek lainnya, itu per-kabupaten perkegiatan sehingga diharapkan bahwa setiap kegiatan itu berjalan, tanpa terjadi kasus, kami menyatakan dengan tegas bahwa selama pengadaan diklat, kerjasama dengan Kabupaten kota, belum ada satupun kasus dan semoga ke depannya tak ada kasus.

Mewakili Walikota Palopo, Sekda Drs. Firmanzah DP, SH,M.Si, menyampaikan sambutannya bahwa, “Salah satu yang yang menjadi pekerjaan terbesar pemerintah adalah sumber daya manusia menyadari kapasitas permasalahan saat ini, Pemerintah Kota Palopo memerlukan ASN yang berorientasi pada corak masa kini, yang mampu menjadi bagian dari keberhasilan Kota Palopo, dalam mencapai visi dan misi, di mana ASN sebagai ujung tombak pelaksanaan demokrasi pemerintahan, perlu dibekali dengan berbagai pengetahuan, dan keahlian untuk menunjang pelaksanaan tugas.”

“Saya mengharapkan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti sungguh-sungguh kegiatan ini agar tujuan pelaksanaan dapat tercapai secara optimal, sesuai yang kita harapkan bersama. Pelaksanaan pelatihan dasar ini, merupakan komitmen Pemerintah Kota Palopo, dalam rangka mewujudkan ASN yang berkualitas, yang mampu berdiri pada garda terdepan dalam rangka pelaksanaan pelayanan publik kepada masyarakat. dimana ASN saat ini, harus mengubah mindset yang dulu sebagai raja, saat ini sebagai pelayan yang wajib menghadirkan excellent service”

Lanjutnya, “Saya berharap, peserta tetap mengasah kemampuan, agar tetap dapat berkompetisi. ASN harus siap mengikuti semua aturan tata tertib. dan perundang-undangan yang berlaku

Saya menekankan kita sebagai ASN, dapat mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat memberikan solusi tiap permasalahan.”

“Pandemi Covid 19 masih ada disekitar mari kita, mari tetap menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menghindari kerumunan mobilitas yang berlebihan.” pungkasnya.

(*)

ADVERTISEMENT