LUTIM–Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai wadah kolaboratif antarinstansi dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat. Forum ini turut dihadiri oleh Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, BKAD, BPTD, Dinas PUPR, Satpol PP, PT ASDP Sorowako dan Para Pimpinan PO. Bus AKDP Malili. Kamis, (10/07/2025).

Dalam kegiatan tersebut, berbagai permasalahan dan tantangan di sektor lalu lintas dan angkutan jalan dibahas secara terbuka. Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah tingginya angka kecelakaan di beberapa titik rawan di wilayah Luwu Timur. Pemerintah bersama instansi terkait berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah preventif guna menurunkan angka kecelakaan dan mengurangi tingkat fatalitas korban. Edukasi kepada masyarakat, peningkatan pengawasan kendaraan umum, serta pembenahan infastruktur jalan menjadi bagian dari strategi yang akan terus diperkuat.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap angkutan jalan dan danau, mengingat peran transportasi air yang cukup besar di beberapa wilayah di Luwu Timur. Penyesuaian aturan keselamatan, kelengkapan izin operasional, serta peningkatan kualitas pelayanan transportasi danau menjadi bahasan utama dalam diskusi. Para pemangku kepentingan sepakat bahwa sinergi antarinstansi sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan pengguna moda transportasi air dapat lebih terjamin.

Tidak Hanya membahas sisi keselamatan, forum ini juga menyoroti pentingnya perbaikan sistem pelayanan transportasi umum. Masyarakat sebagai pengguna jasa diharapkan mendapatkan akses transportasi yang nyaman, aman, dan terjangkau. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret seperti perbaikan sarana terminal dan halte, pengelolaan trayek yang lebih efisien, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk memudahkan akses informasi terkait jadwal dan tarif angkutan umum.

Melalui forum ini, seluruh pihak yang terlibat menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama lintas sektoral demi mewujudkan sistem transportasi yang tertib, aman, dan ramah bagi masyrakat. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap forum ini dapat menjadi wadah berkelanjutan dalam merumuskan solusi dan kebijakan yang berpihak pada keselamatan serta kenyamanan warga dalam berlalu lintas dan menggunkan transportasi umum.
(rls/Awn)