BELOPA — Bangunan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu yang reot kini mulai direnovasi. Tidak semua bangunan kantor legislatif itu dipoles. Pekerjaan renovasi difokuskan di bagian gedung yang kondisinya sudah reot mengalami kerusakan berat seperti ruang musyawarah, ruang aspirasi, ruang komisi II, ruang komisi III dan ruang Fraksi PDIP.

Meski proses renovasi sedang berlangsung, aktivitas kedewanan tetap berjalan seperti biasa.

Sekretaris DPRD Luwu, Kasmuddin mengatakan aktivitas perkantoran tidak terganggu meski sedang dalam perbaikan. Sebab fungsi ruangan yang sedang direnov dipindah ke ruang baru sementara. “Tidak mengganggu aktivitas perkantoran,” kata Kasmuddin, Jumat (17/7/2026).

Kasmuddin menjelaskan, sejumlah bangunan yang dipoles tersebut telah mengalami rusak berat karena termakan usia. Misalnya ruang aspirasi plafon ambruk, akibat bocor pada genteng. Hal serupa juga terjadi di ruangan komisi II dan komisi III dan Fraksi PDIP sebelumnya.

Lima ruangan utama direnovasi untuk mengambalikan fungsinya masing-masing. Lokasi proyek renovasi itu juga telah dipasang pagar pembatas di bawah pekerjaan Dinas PUPR Kabupaten Luwu. Renovasi dilakukan dengan membongkar sebagian struktur bangunan lama.

Kasmuddin menambahkan, proyek renovasi tersebut ditargetkan selesai sesuai jadwal pekerjaan. Sehingga fasilitas gedung dapat kembali dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Luwu. (mat)