PALOPO–Memasuki hari kedua rangkaian Pentahbisan Gereja Kibaid Jemaat Palopo, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, jemaat mengikuti ibadah Minggu yang dirangkaikan dengan syukuran tahunan gereja serta acara lepas sambut gembala jemaat, Minggu (5/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gereja Kibaid Jemaat Palopo, Jalan Batara Nomor 62, Kelurahan Boting, Kecamatan Wara, ini menjadi momentum ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sekaligus mempererat tali persaudaraan antarjemaat menjelang puncak pentahbisan gereja.
Ibadah diawali pada pukul 09.00 WITA dan dipimpin oleh pelayan firman, diikuti seluruh jemaat serta tamu undangan dari berbagai klasis di wilayah Luwu Raya.
Selain sebagai ibadah Minggu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan syukuran tahunan Gereja Kibaid Jemaat Palopo dan prosesi lepas sambut gembala jemaat sebagai bentuk penghormatan atas pelayanan yang telah dilakukan serta penyambutan masa pelayanan berikutnya.
Usai ibadah, panitia bersama jemaat menggelar ramah tamah dan makan siang bersama sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur atas seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung.
Memasuki siang hingga sore hari, panitia akan melaksanakan final check seluruh persiapan menjelang puncak pentahbisan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (6/7/2026).
Persiapan tersebut meliputi pengecekan dekorasi, perlengkapan ibadah, kesiapan liturgi, penyambutan tamu undangan, hingga koordinasi seluruh seksi kepanitiaan agar pelaksanaan acara berjalan lancar.
Puncak kegiatan pada Senin akan diisi dengan prosesi Pentahbisan Gereja Kibaid Jemaat Palopo yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, pembukaan papan nama gereja, pembukaan pintu gereja secara simbolis, doa pentahbisan, hingga penyerahan kunci gedung gereja. Acara tersebut juga dijadwalkan dihadiri Ketua Sinode Kibaid, Pemerintah Kota Palopo, serta jemaat dari berbagai daerah.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan Pentahbisan Gereja Kibaid Jemaat Palopo dapat berlangsung dengan tertib dan lancar, serta menjadi momentum memperkuat pelayanan gereja, mempererat persaudaraan antarjemaat, dan menghadirkan berkat bagi masyarakat Kota Palopo. (***)

