MASAMBA–Seorang tukang ojek di Rampi asal Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, bernama Lamber Wuntar meninggal akibat terjatuh di jalur pendakian yang mengakibatkan korban mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia saat dievakuasi.
Kejadian bermula pada hari Senin lalu, 13 April 2026, sekitar pukul 13.30 WITA, tepatnya di Dusun Saluseba, Desa Pincara, Kecamatan Masamba. Lamber Wuntar diketahui sedang melintas di area yang dikenal sebagai Pendakian SS saat kejadian berlangsung.
“Motor korban tergelincir sehingga terjatuh di bebatuan dan tertindih oleh motornya sendiri pada bagian dada,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Luwu Utara, AKP Sapri, Rabu (15/4/2026).
Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka memar hebat di area dada, mengeluarkan darah dari mulut, dan langsung tidak sadarkan diri. Melihat kondisi korban yang kritis, rekan-rekan sesama pengojek yang berada di lokasi langsung bertindak cepat. Mereka membuat tandu darurat untuk mengangkat korban dan bergotong royong memikulnya menuju ke Dusun Saluseba.
Proses evakuasi yang dilakukan secara manual ini memakan waktu cukup lama karena medan yang sulit dilalui. Rombongan baru tiba di wilayah Todora, Dusun Saluseba pada Selasa dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA. “Namun saat dalam perjalanan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” imbuh AKP Sapri.
Setelah dinyatakan meninggal, jenazah korban kemudian dipindahkan ke mobil ambulans dan dibawa menuju Mess Tedeboe, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, untuk disemayamkan. (Wahdi)

