PALOPO–Walikota Palopo, Hj Naili Trisal mengatakan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, Sulawesi Selatan, mendukung pelaksanaan Sidang Sinode AM ke-26 Gereja Toraja yang akan berlangsung mulai 9-14 Juli 2026 mendatang. Pemkot Palopo akan mengawal pelaksanaannya dari berbagai agenda hingga sidang sinode ini berlangsung sukses.

Walikota Naili menyebut, Kota Palopo adalah rumah bagi keberagaman. “Untuk itu, Pemkot Palopo berkomitmen penuh untuk mendukung dan mengawal kesuksesan seluruh rangkaian agenda sidang sinode ini,” kata Walikota Naili melalui testimoninya, jelang pelaksanaan Sidang Sinode AM ke-26 Gereja Toraja.

Walikota perempuan pertama di Sulsel ini memastikan, Kota Palopo akan menjadi tuan rumah yang ramah, aman dan kondusif bagi seluruh peserta Sidang Sinode AM ke-26 Gereja Toraja, yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Harapan kita, semoga sidang sinode ini akan melahirkan berbagai keputusan berlandaskan hikmat, membawa kedamaian, serta semakin mempererat tali
persaudaran. Bukan hanya di internal gereja, tetapi juga dalam bingkai toleransi antarumat beragama, khususnya di wilayah Luwu Raya,” katanya.

Untuk itu, melalui testimoninya, Walikota Naili menyampaikan selamat bersidang, mari terus berjalan beriringan, teguh dalam kebersamaan, bertumbuh dalam kasih demi kemajuan daerah dan bangsa.

DIJADWALKAN DIBUKA WAPRES

Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan akan menghadiri gelaran Sidang Sinode AM XXVI Gereja Toraja yang akan dipusatkan di Gedung Luwu Convention Centre Palopo. Sesuai agendanya, Wapres Gibran diagendakan akan membuka event nasional ini, tanggal 9 Juli 2026 mendatang.

Sidang Sinode AM XXVI Gereja Toraja akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 9-14 Juli 2026. “Semoga tidak ada kendala, Pak Wapres Gibran akan membuka Sidang Sinode AM XXVI tanggal 9 Juli 2026. Harapan kami tentunya Pak Wapres yang akan membuka kegiatan ini,” kata Ketua Umum PMTI Kota Palopo, David Somalinggi, Rabu (24/6/2026).

Sidang Sinode AM XXVI Gereja Toraja ini akan dihadiri sekitar 2.500 undangan dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk perwakilan dari beberapa negara, salah satunya Malaysia. “Targetnya saat pembukaan dihadiri 2.500 undangan dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Malaysia,” kata David Somalinggi.

Sementara itu, Ketua Harian Sidang Sinode AM XXVI Gereja Toraja, Pdt Sion K. Pamangin M.Th, mengatakan, panitia tengah mempersiapkan acara akbar ini jelang hari H. Kesiapan panitia sudah mencapai 95 persen. “Panitia berharap, Sidang Sinode AM XXVI Gereja Toraja akan berlangsung sukses, termasuk harapan kami tentunya Wapres RI bisa membukanya di tengah padatnya jadwal Wapres,” kata Pdt Sion.

Pdt Sion mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara sangat mendukung kesuksesan pelaksanaan Sidang Sinode AM XXVI Gereja Toraja yang dipusatkan di Kota Palopo. Panitia juga berharap, empat pemerintah daerah se Luwu Raya ikut mendukung suksesnya pelaksanaannya.

“Saat ini, untuk menyukseskan Sidang Sinode AM XXVI Gereja Toraja, panitia meminta testimoni pemerintah se Luwu Raya, Tana Toraja dan Toraja Utara, termasuk para tokoh-tokoh di daerah ini,” katanya.

Salah satunya, Datu Luwu Andi Maradang Machulau juga ikut memberikan testimoni demi mendukung pelaksanaan Sidang Sinode AM XXVI Gereja Toraja. “Berbagai pihak sudah menyampaikan testimoni, seperti unsur Forkominda Palopo dan daerah lainnya. Datu Luwu juga menyatakan mendukung sepenuhnya,” kata Pdt Sion. (***)