MASAMBA–Durian lokal Luwu Utara asal Desa Pincara, yang memenangkan Festival Durian Lokal Luwu Utara tahun 2026, durian ‘Pollo Wani’ atau pantat tawon, mendadak naik daun. Jika sebelum memenangkan festival, durian milik Suparjo dan Intan ini dijual Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per talaja atau tiga buah, kini harganya melonjak tajam hingga Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per biji.

Intan, pemilik durian tersebut, mengaku sangat senang dan bahagia lantaran harga duriannya melonjak tajam setelah juara 1. “Harganya mendadak naik jadi Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per biji. Sebelumnya per tiga biji atau satu ikat dijual Rp50 ribu hingga Rp70 ribu,” kata Intan, Senin (20/7/2026).

Durian lokal Luwu Utara asal Desa Pincara, yang memenangkan Festival Durian Lokal Luwu Utara tahun 2026, durian ‘Pollo Wani’ atau pantat tawon, mendadak naik daun. Jika sebelum memenangkan festival, durian milik Suparjo dan Intan ini dijual Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per talaja atau tiga buah, kini harganya melonjak tajam hingga Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per biji.

Durian “Polwan” ini— disingkat saja ya– mengungguli 61 durian lokal Luwu Utara lainnya yang diikutkan pemiliknya dalam Festival Durian Lokal LUwu Utara 2026.

“Setiap harinya selama musim durian, saya menjual durian saya di depan Pasar Sentral Masamba. Alhamdulillah, sejak menang festival, banyak warga mencari durian ini,” kata Intan.

Nah, bagi warga Masamba dan sekitarnya, yang penasaran dengan rasa durian ‘Polwan’, kunjungi lapak penjualan durian Intan di depan Pasar Sentral Masamba. (anto)