MASAMBA–Ketua DPRD Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, Husain SE, menyesalkan terjadinya insiden pengeroyokan yang dialami Reski Halim, salah satu aktivis yang membawa aspirasi ke DPRD Lutra, terkait distribusi BBM bersubsidijenis solar di Ruang Komisi, beberapa hari lalu. Insiden tersebut terjadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) diskors.
“Saya sangat menyesalkan insiden itu, apalagi terjadi di Ruang Komisi saat RDP diskos karena waktu sholat Ashar,” kata Husain, Rabu (13/5/2026), menyikapi insiden pengeroyokan yang dialami Reski Halim.
Kasus ini telah ditangani polisi. Korban menempuh jalur hukum. Menurut Husain, pihaknya berharap proses hukum berjalan transparan sehingga insiden serupa tidak lagi terulang di DPRD. “Kita berharap agar proses hukum berjalan baik dan transparan,” tandas Husain.
Dikatakan Husain, atas terjadinya insiden tersebut di Ruang Komisi, pihaknya menjadikannya sebagai bahan evaluasi sistem pengamanan di lingkungan Kantor DPRD Lutra. Sebab, jika sistem pengamanan tidak baik, maka tercipta rasa cemas bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi ke DPRD.
“Tentunya kami akan perbaiki dan evaluasi sistem pengamanan di DPRD. Dengan sistem pengamanan yang baik, masyarakat akan merasa aman menyampaikan aspirasi ke DPRD,” tandas Husain, seraya menambahkan, insiden penganiayaan tidak harus terjadi lagi di kantor DPRD Lutra.
Termasuk Husain mengatakan, pihaknya juga akan selalu berkoordinasi dengan pihak keamanan jika DPRD mengadakan RDP ataupun menerima aspirasi masyarakat, agar tidak terjadi lagi insiden penganiayaan di lingkungan DPRD Lutra. “Jadi sekali lagi, ini bagian koreksi bagi kami di Dewan,” tandas Husain.
Diketahui, DPRD Lutra mengadakan RDP menghadirkan pihak SPBU se-Luwu Utara, Patra Niaga Pertamina Sulawesi Selatan, Depot Pertamina Karang-karangan, serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait persoalan distribusi BBM bersubsidi di Lutra. Di tengah RDP diskors, tiba-tiba terjadi penganiayaan dialami Reski Halim dari salah satu warga berinisial Wa. Akibatnya, Reski Halim mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. (***)

