MAKASSAR–Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian dan pertolongan korban pesawat ATR 42-500 yang menabrak lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, berhasil menemukan satu korban serta sejumlah bagian pesawat di area operasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku Sar Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan korban dengan jenis kelamin laki-laki, ditemukan pada pukul 14.20 WITA, di koordinat 04°54′ 44″S dan 119° 44′ 48″ S, di kedalaman jurang sekitar kurang lebih 200 meter.
Setelah satu korban ditemukan, keluarga korban pesawat ATR 42-500 menjalani uji antemortem. Salah satu keluarga korban yang menjalani uji antemortem di RS Bhayangkara Polda Sulsel adalah keluarga Co-Pilot Farhan Gunawan.
Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro menyebut, adik kandung korban Co-Pilot Farhan Gunawan telah menjalani uji antemortem.
“Yang sudah diuji di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar itu adalah adik kandung dari keluarga korban atas nama M Farhan Gunawan,” kata Djuhandhani.
Sementara itu, seorang keluarga dari korban Esther Aprilita S menjalani uji antemortem di Polda Jawa Barat. Korban Esther juga merupakan kru pesawat. “Untuk yang diuji di Jawa Barat atau Bogor atas nama tester Aprilita, di mana dia adalah korban dari kru pesawat, jadi dua-duanya dari kru pesawat,” bebernya.
Djuhandhani menuturkan pihaknya akan melakukan upaya jemput bola bagi keluarga korban yang lainnya. Proses uji antemortem tidak hanya dilakukan di Makassar tetapi juga di wilayah keluarga korban berada.
“Kami terus mengumpulkan data terkait alamat-alamat ataupun identitas korban semua dengan harapan kalau memang tidak bisa dilayani di Makassar kami berupaya menjemput bola dengan berkoordinasi dengan seluruh Biddokkes asal atau pun dimana korban tinggal atau keluarga yang berhubungan darah dengan korban,” bebernya.
Diberitakan sebelumnya, serpihan besar Pesawat ATR 42-500 yang jatuh ditemukan di bagian utara Puncak Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep. Serpihan pesawat itu ditemukan oleh tim SAR yang melakukan pencarian menggunakan helikopter. (***)

