KPU Toraja Utara Kenalkan Upe Sebagai Maskot Pilkada, Samuel Ajak Masyarakat Tolak Money Politik

50
ADVERTISEMENT

RANTEPAO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Toraja Utara memperkenalkan Upe sebagai maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Upe sendiri merupakan tanaman khas Toraja Utara, yang hidup di air bersih dan mengalir.

Perkenalan itu dilakukan saat launching perhelatan dan sosialisasi tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara 2024, di alun-alun Kota Rantepao, Jumat 15 Juni 2024 malam.

ADVERTISEMENT

Hal tersebut disampaikan Komisioner Divisi Teknis KPU Toraja Utara, Samuel Rianto. Dia menjelaskan pemilihan Upe sebagai maskot diharapkan bisa membawa ketenangan dan sikap rendah hati.

Sehingga perhelatan Pilkada Toraja Utara bisa berjalan aman, kondusif dan damai. “Karena UPE ini habitatnya hidup di air jernih yang mengalir jika airnya tidak jernih dan tidak mengalir kemungkinan UPE gagal panen,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Samuel juga mengajak seluruh pihak untuk turut serta dalam menjaga pesta demokrasi lima tahunan itu, dengan tidak melakukan diskrimanasi. Serta mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

“Dari titik nol Toraja Utara kita bulatkan tekad satu perarakan mewujudkan Pilkada yang adil, jujur dan berintegritas serta menyatakan komitmen bersama-sama untuk menyatakan tolak money politik,” pintanya.

Tidak hanya itu, dirinya juga meminta para pendukung kandidat nantinya untuk saling menghargai, dengan mengentikan penyebaran narasi-narasi yang bisa memecah belah masyarakat.

“Kalau masyarakat lebih mau berpartisipasi untuk melihat politik 2024 yang berwibawa maka mesti bangun maindset untuk mengatakan bahwa saya adalah bagian kecil untuk demokrasi ini.” lanjutnya.

Samuel juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya pemilu 2024 di Toraja Utara. “kami dengan kerendahan hati mengucapakan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya pemilu 2024 ini, puji tuhan untuk Toraja Utara zero gugatan, zero sengketa, itu berkat dukungan kita semua,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Toraja Utara, Salvius mengajak seluruh masyarakat, untuk menjaga pelaksanaan Pilkada agar berjalan aman dan damai.

Menurutnya, Pilkada merupakan sebuah demokrasi yang harus dirayakan dan dinikmati seluruh pihak, sehingga melahirkan pemimpin yang sesuai dengan keinginan masyarakat.

“Kita percaya bahwa Pilkada 27 November 2024 adalah sebuah pesta, kalau itu pesta berarti kita harus bersenang-senang, tidak perlu ada benturan sana sini baik itu petugas maupun seluruh masyarakat, kalau kita lakukan dengan penuh suka cita, maka kita percaya hasilnya juga akan menjadi baik,” tuturnya. (Yudi)

ADVERTISEMENT