PALOPO – Mahasiswa Program Studi Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kurnia Jaya Persada (UKJP) yang sedang menjalankan Praktik Profesi Keperawatan Komunitas (KKN Profesi) di Kelurahan Pontap melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan dan lingkungan di MI DDI 1 Palopo dengan mengusung tema “Sekolah Bersih, Belajar Asik, Pilahlah Sampah, Sayangi Bumi.”
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah melalui kebiasaan memilah sampah sesuai jenisnya. Edukasi dikemas secara menarik dan interaktif sehingga siswa dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan materi mengenai jenis-jenis sampah organik dan anorganik, manfaat memilah sampah, dampak sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, serta mengajak siswa untuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Antusiasme para siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, serta berdiskusi bersama mahasiswa.
Koordinator mahasiswa KKN Profesi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi peran perawat sebagai edukator dalam upaya promotif dan preventif. Melalui edukasi sejak usia sekolah, diharapkan tercipta generasi yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Pihak MI DDI 1 Palopo menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa Profesi Ners UKJP dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi peserta didik. Sekolah berharap kebiasaan memilah sampah dan menjaga kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman untuk belajar.
Melalui kegiatan KKN Profesi di Puskesmas Pontap, mahasiswa Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kurnia Jaya Persada terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya promotif dan preventif di masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan sekolah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat serta peduli lingkungan.(*)

