PALOPO–Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Palopo, Sulawesi Selatan, mulai melaksanakan tahapan awal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Tahap pra pendaftaran resmi dibuka sejak 8 Juni dan akan berlangsung hingga 12 Juni 2026 melalui sistem pendaftaran daring yang disiapkan Pemerintah Kota Palopo.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Palopo, Sufirman, menjelaskan, tahap pra pendaftaran seluruh calon murid baru diwajibkan mengisi data diri melalui laman resmi SPMB Kota Palopo di spmb.palopokota.go.id.
Menurutnya, pengelolaan sistem pendaftaran masih berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Palopo. Pihak sekolah dijadwalkan menerima akun verifikator pada Kamis mendatang sehingga dapat mulai melakukan pemantauan data pendaftar yang masuk.
“Selama masa pra pendaftaran, kami berfokus memberikan layanan informasi kepada masyarakat, khususnya orang tua dan calon peserta didik yang datang ke sekolah untuk memperoleh penjelasan mengenai tata cara pengisian biodata serta kelengkapan dokumen yang diperlukan,” kata Sufirman.
Sebagai salah satu sekolah favorit di Kota Palopo, SMPN 1 tahun ini menyediakan kuota penerimaan sebanyak 288 siswa yang akan dibagi ke dalam 9 rombongan belajar atau rombel.
Dalam pelaksanaannya, SPMB 2026 dibagi ke dalam empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili (zonasi), afirmasi, mutasi/perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi. Pembagian jalur ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih adil bagi seluruh calon peserta didik sesuai dengan kondisi dan latar belakang masing-masing.
Pada jalur domisili, seleksi diprioritaskan bagi calon siswa yang berdomisili di sekitar lingkungan sekolah berdasarkan data Kartu Keluarga. Sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas.
Adapun jalur mutasi diperuntukkan bagi anak dari orang tua yang mengalami perpindahan tugas kerja, baik ASN, TNI, Polri maupun pegawai swasta. Sedangkan jalur prestasi memberikan kesempatan bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun non-akademik di tingkat daerah hingga nasional.
Untuk memastikan proses berjalan tertib dan transparan, panitia menerapkan beberapa tahapan utama, mulai dari pembuatan akun dan pengunggahan dokumen, verifikasi data, proses pemeringkatan hingga pengumuman hasil seleksi, serta daftar ulang bagi peserta yang dinyatakan lulus.
Sufirman berharap sistem baru yang diterapkan Pemerintah Kota Palopo tahun ini dapat semakin mempermudah masyarakat dalam mengikuti proses penerimaan murid baru. “Kami mengimbau para orang tua agar tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka, transparan dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Palopo melalui sistem SPMB online,” pesan Sufirman. (putri)

